OJK Diduga Lalai Dalam Pengawasan Terhadap Nasabah Bank Panin Makassar

Adhie Senin, 29 Januari 2018 18:35 WIB
106x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Menindak lanjuti aduan LSM BASMI Bawakaraeng Abbulo Sibatang Mamminasata Indonesia terhadap OJk perihal dugaan pelanggaran perbankan yang dilakukan Bank Panin Makassar, secara langsung berkunjung ke kantor OJK Makassar. 

Adapun maksud kunjungan tersebut Senin (29/1/2018) oleh tim kuasa hukum nasabah (Kusnadi) guna memastikan pelaporan dan tindakan OJK dalam melakukan mediasi perbankan terhadap Bank Panin Makassar.

Kunjungan tersebut dianggap pihak OJK adalah konsultasi terhadap pelapor (nasabah) didampingi kuasa hukum Andi Amin Halim Tamattappi dan diterima langsung oleh Aryo dan rekanya. Klik!!! 

Pada kesempatan tersebut pihak OJK belum dapat secara langsung memberi solusi terhadapa nasabah lantara menurutnya belum melakukan pemeriksaan dokumen permasalahan dan dokumen perjanjian dengan pihak bank panin makassar.

"kami bekerja dengan masa 20 hari kerja yang terhitung sejak dimasukkan nya laporan, baru bisa memberikan hasil dari pemeriksaan dokumen baik dari pihak Bank maupun laporan nasabah" Ungkap Aryo.

Ketika ditanyakan terkait lelang, pihak OJK mengarahkan pertanyaan langsung kepada KPKNL, lantaran bentuk tugas dan fungsi OJK adalah sebatas pengawasan terhadap Bank dan Nasabah. Tandas Aryo

Senada dengan fungsi OJK dalam pengawasan tersebut timbul asumsi pertanyaan opini dari kuasa hukum Kusnadi, Andi Amin Halim Tamattappi, pernahkah pihak OJK perhatikan Nasabah Bank dan segala keluhan ??? 

Dasar pengawasan tersebutlah, LSM Basmi, menganggap adalah satu kecolongan bagi OJK dalam fungsi pengawasan terhadap nasabah sehingga Bank Panin Makassar dapat melakukan lelang sesuka hati tanpa sesuai dengan prosedur yang sesuai aturan, Tukas Amin. (*)

Sumber