Terciduk Politik Praktis Kasek SMPN 1 Sape di Medsos Menanti Tindakan

Redaksi Kamis, 1 Maret 2018 22:19 WIB
1141x ditampilkan Nasional

BIMA, -- Kepala sekolah SMPN 1 Sape H Masykur S,Pd.M,Pd, yang diduga terlibat melakukan politik praktis pada media sosial facebook dengan komentar mengajak kepada salah satu calon pasangan gubernur dan wakil gubernur NTB berbunyi  "Mari kita mendukung paslon nomor 1 insya allah NTB sejahtera" menuai kecaman panwaslu kec sape.

Ajakan dari akun Aji Masykur diperkuat oleh keterangan oleh saksi Ardiansyah dengan nama akun Zangaji Sape yang berkomentar "Ups, dua abu ada yang offiside", dan melihat pula komentar salah satu akun Aji masykur yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjabat sebagai kepala sekolah SMPN 1 sape dengan isi komentar " Mari kita mendukung paslon nomor 1 insya allah sejahtera" Ungkap ketua Panwascam kec sape Ma'ruf H,N.S,Pd

Pada terkininews.com Kamis (01/2/2018) Panwascam menuturkan telah memanggil Arif Rahman pemilik akun "Dua Abu yang selaku mengapload status di facebook tersebut.

Adapun isi komentar tersebut mengatakan "NTB memilih termasuk dana sape dan lambu dan jangan lupakan kami setelah pemilihan" yang kemudian status tersebut di komentari ulang oleh akun Zangaji sape, Ilham Ompu Naru selaku kades, Salahuddin al-ayubin, Udin, Aji Masykur dan Iskandar Zulkarnain selaku DPRD kab Bima.

Hasil klarifikasih dati Arif Rahman yang punya akun Dua Abu  membenarkan dengan menjawab " mengenal bapak Aji Masykur tersebut sebagai ASN sekaligus  kepala sekolah di SMPN 1 Sape.

Ketua Panwascam  bersama Divisi SDM dan Organisasi, Aditia Yakban, S,Pd dan Divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Ma'ruf ,S,Pd menyampaikan ,' Menurut hasil kajian bersama panwaslu kabupaten bima ' Di duga  melanggar Pasal 2 huruf F, Pasal 4 Huruf D, Pasal 5 ayat 2 huruf D, huruf E, huruf H, dan huruf I, UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (penyelenggara kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada asas antara lain Netralitas, dan menaati ketentuan peraturan perundang undangan juga melanggar PP No 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik pegawai negeri sipil (PNS)  pasal 11 huruf C, dan surat edaran menteri pendayahguanaan aparatur negara dan reformasi birokrasi RI, nomor : B/71/M.SM.00.00/2017 tertanggal 27 desember 2017 tentang pelaksanaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2018,pemilihan legislatif tahun 2019 dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019.

Ketua panwascam kec sape sdra Ma'ruf ,H N,S,Pd, bahwa bersangkutan terang melakukan pelanggaran netralitas ASN. Ucap Panwas

Lanjut pihaknya sudah  melakukan kajian bersama panwaslu kabupaten Bima dan telah meneruskan kepada bupati Bima Cq Badan kepagawai Daerah hari ini dan panwaslu menunggu tindakan dari bupati Bima selama 5 hari kerja berdasarkan perundang undangan yang berlaku.

Dengan tegas pihaknya menghimbau kepada ASN agar tak melakukan politik praktis dan menjaga netralitas selama berlangsung nya pemilukada tahun 2018 dan pemilu 2019 dan UU No 10 tahun 2016 tentang pemilihan gubernur,wali kota dan bupati,pasal 70 ayat 1 huruf B ditegaskan bahwa dalam kampanye pasangan calon jangan melibatkan PNS/ASN,dan huruf C bahwa dalam kampanye pasangan calon dilarang melibatkan kepala desa /lurah dan perangkat desa atau kelurahan.

Dan UU 5 tahun 2014 tentang PNS /ASN ,jika terdapat PNS/ASN atau perangkat pemerintah dan terbukti melakukan pelanggran tersebut maka bersangkutan akan dikenakan sanksi berupa surat teguran,sanksi hukuman disiplin meliputi penundaan gaji berkala selama 1 tahun,penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun,serta penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

ketika ditanya terkait sanksi berat nya, panwas menjawab adalah berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan tidak terhormat atas permintaan sendiri sebagai ASN dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai ASN. Tegas ketiga anggota panwascam. (edy/*)