‌Sejarah Baru Taekwondo Tanjungpinang

Redaksi Jumat, 13 April 2018 19:02 WIB
62x ditampilkan Tanjungpinang

Tanjungpinang – Kejuaraan antar klub Taekwondo se-Kepulauan Riau membuka sejarah baru olahraga beladiri itu di Kota Tanjungpinang.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto, mengapresiasi Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Tanjungpinang yang melaksanakan pertandingan tersebut di SMKN 3 Tanjungpinang pada 14-15 April 2018.

“Saya berharap kejuaraan seperti ini lebih sering dilaksanakan di Tanjungpinang, ibu kota Kepri. Ini kejuaraan bergengsi, karena jagoan-jagoan dari setiap klub ikut bertanding,” ujarnya. Jum'at (13/4/2018) terkininews.com

Isdianto juga mengapresiasi kegigihan pengurus taekwondo Tanjungpinang melaksanakan kegiatan tersebut secara mandiri. Pengurus taekwondo ini telah membuktikan peran sertanya yang besar dalam meningkatkan kualitas atlet secara mandiri.

Ia berharap pertandingan taekwondo tersebut melahirkan atlet handal untuk bertanding di tingkat nasional, dan meraih prestasi. Taekwondo di Kepri saat ini memasuki tahap gemilang, meski belum menonjol di tingkat nasional dan internasional.

“Kami yakin kualitas atlet dalam bertanding semakin meningkat,” ucapnya.

Sementara Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Tanjungpinang, Riono, mengatakan, jumlah atlet yang bertanding dalam Kejuaraan antar klub se-Kepri sebanyak 336 orang, terdiri dari atlet tuan rumah dari Imogi Taekwondo Club sebanyak 105 orang, sedangkan Al Kahfi Taekwondo Club hanya 57 orang.

Klub dari Batam terbanyak kedua mengirimkan atletnya untuk bertanding di arena yang disiapkan di SMKN 3 Tanjungpinang.

“Puluhan atlet dari Karimun dan Bintan juga ikut dalam pertandingan ini,” ujarnya, yang juga Sekda Tanjungpinang.

Riono juga memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang membantu menyukseskan kejuaraan tersebut.

Ketua panitia pelaksana Kejuaraan Taekwondo antar klub se-Kepri, Jonny Mokseng mengemukakan pertandingan taekwondo ini sebagai ajang mencari bibit-bibit berprestasi.

Atlet yang berprestasi akan mengikuti pelatihan khusus untuk dipersiapkan bertanding di ajang bergengsi lainnya baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Ini merupakan proses penjaringan atlet yang akan ikut bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi Kepri di Tanjungpinang pada akhir 2018,” ungkapnya, yang juga Wakil Ketua Pengcab Taekwondo Tanjungpinang.

Jonny mengatakan pertandingan ini akan melibatkan sekitar 20 orang wasit nasional, empat di antaranya utusan dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia.

“Kami ingin pertandingan ini berjalan sukses dan menjunjung tinggi nilai-nilai sprotivitas,” katanya. (Ronny)