Tingkatkan Kompetensi Guru di Sulteng IGI Mulai Menabur Benih

Adhie Sabtu, 21 April 2018 20:03 WIB
72x ditampilkan Headline Pendidikan

PALU, -- Kehadiran Ikatan Guru Indonesia yang ternyata selama ini telah lama dirindukan di banyak tempat, Sulawesi Tengah termasuk daerah yang cukup tertinggal dalam hal peningkatan kompetensi guru oleh IGI. 

Alhamdulillah, Sabtu (21/4/2018) tepat pada hari Kartini 2018, pengurus Ikatan Guru Indonesia Wilayah Sulawesi Tengah kini dilantik di Gedung LPMP Sulteng di Kota Palu. Ujar Ramli Rahim Ketua umum PP IGI.

Kehadiran IGI disetiap daerah memang selalu menjadi angin segar peningkatan kompetensi guru. Kehadiran IGI ibarat oase ditengah padang pasir yang haus akan peningkatan kompetensi guru Indonesia dan memang harus diakui bahwa peningkatan kompetensi guru Indonesia bergerak lebih lambat dari kura-kura. Tambahnya

Anggaran kemendikbud lebih sering digunakan untuk melatih guru yang sama berulang kali dan tradisi reuni guru spesialis pelatihan belum bisa diakhiri. Kami berterima kasih karena ketika bertemu Ibu Sri Renani, Direktur Dikmen GTK Kemendikbud, beliau berkomitmen untuk berupaya maksimal mengurangi tradisi reuni sesama guru pelatihan ini.

Tak bisa dipungkiri mayoritas guru Indonesia justru tak tersentuh anggaran besar negara, mereka hingga kini sudah sangat beruntung jika pernah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi guru sekali dalam 10 tahun. Tandas Ramli Rahim

Kami mengusulkan ke kemendikbud agar memiliki data base terintegrasi terkait pelatihan guru ini, bimtek atau apapun namanya. Guru yang sudah pernah mengikuti bimtek kemendikbud sebaiknya tak lagi diberi kesempatan dalam lima tahun kedepan, jika perlu hanya berulang jika semua guru Indonesia telah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi guru apapun bentuknya agar cita-cita melahirkan pendidikan berkualitas dan merata dapat diwujudkan. Demikian pula dengan berbagai lomba oleh kemendikbud, harus ada upaya nyata untuk menghalangi para penikmat lomba tak terus menerus yang itu-itu saja yang lolos ke tingkat nasional.

Persoalan inilah yang terus dan ingin terus diterobos IGI, dalam pelantikan Pengurus Wilayah IGI Sulteng tadi siang, saya selaku ketua umum IGI mengatakan bahwa IGI ingin hadir dan memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi guru di seluruh pelosok Sulawesi Tengah. Saya bersyukur karena pengurus IGI Sulteng tersebar dihampir semua kabupaten/kota di Sulteng, bahkan ada yang dari daerah pulau menghadiri pelantikan.

“Siapkan kami gurunya, tak perlu di hotel, cukup di Aula sekolah dengan kapasitas 50-100 guru, bawa makanan masing-masing, tunjukkan bapak dan ibu ingin dilatih apa, maka PP IGI akan menerbangkan pelatihnya ke tempat bapak dan ibu Guru, biaya  penerbangannya ditanggung PP IGI” kata saya dalam sambutan menantang mereka.

Ucapan Selamat dari PP IGI kepada Farid Bahweretz dan seluruh pengurus IGI Sulteng yang baru saja dilantik, kita lanjutkan menyemai bibit-bibit peningkatan kompetensi guru ke pelosok-pelosok hingga seluruh guru Indonesia dapat berubah lebih baik dengan harapan semuanya dapat berimbas kepada  siswa dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini pun mendapat support dari Bank Mandiri Palu. Dukungan pemerintah setempat juga cukup baik, dimana Gubernur Sulteng mengutus Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik untuk membacakan sambutannya, semantara Kadis Pendidikan mengutus Kebid PTK, Kepala LPMP juga hadir langsung bersama kepala Universitas Terbuka Palu. (*)