PT KPP Bantah Jual Tanah ke PT VDNIP

Redaksi Sabtu, 26 Mei 2018 16:14 WIB
408x ditampilkan Liputan Khusus

KENDARI, -- Direktur  PT. Konawe Putra Propertindo (KPP) Chen Chao Hong melalui kuasa hukumnya, Edy Wijaya yang menegaskan bahwa PT. KPP, belum pernah melakukan transaksi penjualan dan pengalihan hak atas sejumlah tanah milik PT. KPP kepada PT. Virtue Dragon Nickel Industry Park (PT.VDNIP). 

"Kami belum pernah menjual aset tanah ke pihak lain, selain ada perjanjian jual beli kepada tennan kami yaitu PT VDNIP, itupun hanya perjanjian jual beli," kata Edy dihadapan awak media di salah satu hotel di Kendari pada Jumat petang (25/5) kemarin

Selain itu Edy Wijaya juga menegaskan bahwa Leo Chandra memang tidak berkedudukan sebagai Komisaris ataupun Direksi di PT. KPP.

Tetapi yang bersangkutan adalah pemegang saham sebanyak 35 %  di PT. KPP melalui salah satu perusahaan miliknya  PT. Sugih Artha Mineral yang mana Komisarias perusahaan itu (PT Sugih Artha red) adalah Pak Leo (Leo Chandra Edward red). 

"Juga karena adanya indikasi fitnah yang bertubi-tubi, yang ditujukan kepada Leo Candra Edward," ujar Edy yang saat itu didampingi oleh Chen Chao Hong dan Tomy yang merupakan Komisaris PT KPP. 

Sebagaimana sebelumnya dalam pemberitaan di media oleh General Manager (GM) VDNI, Rudy Rusmadi mengatakan bahwa aset PT. KPP berupa tanah telah dijual dan berpindah tangan dari PT. KPP kepada PT.VDNIP beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Rudy Rusmadi  bahkan menyebarkan surat pernyataan/klarifikasi yang ditandatangani Direktur Utama PT. Konawe Putra Propertindo, Huang Zuochao, tertanggal 14 Mei 2018.

Isinya menyatakan bahwa aset tanah PT.KPP telah di Jual  kepada PT.VDNI  dan menyatakan bahwa Sdr. Leo Candra Edward bukan anggota Direksi, anggota Komisaris ataupun pemegang saham ataupun bagian dari managemen perseroan PT. KPP oleh karena itu Leo Candra tidak memiliki kapasitas bertindak atau kewenangan yang mengatasnamakan perseroan.

Sehingga, Kuasa Direktur PT. KPP menegaskan bahwa meskipun nama Leo Chandra tidak termasuk di dalam manajemen PT KPP, namun yang bersangkutan merupakan salah seorang yang sangat berjasa dalam mendatangkan PT. KPP di Morosi.

"Bisa dikatakan Pak Leo, sebagai pembuka jalan bagi hadirnya Investasi smelter di Morosi. Semua orang tau itu dan bahkan warga di Morosi hampir semua tau itu siapa Pak Leo," tandasnya. (Aldama Putra/Drmn)