Jelang 9 Tahun IGI Tantang Guru Indonesia Dengan Sayembara Menulis

Adhie Jumat, 8 Juni 2018 12:21 WIB
42x ditampilkan Headline Pendidikan

JAKARTA, -- Jelang 9 tahun Ikatan Guru Indonesia, PP IGI menantang para guru Indonesia yang telah banyak mengikuti diklat penulisan buku oleh IGI maupun bukan IGI untuk menulis buku terkait Ikatan Guru Indonesia.

Untuk sayrmbara tersebut PP IGI juga telah menyediakan hadiah besar berupa 10.000.000,- bagi buku terbaik dan 5.000.000, 3.000.000, 2.000.000, dan 1.000.000 bagi buku terbaik kedua, ketiga, keempat dan kelima

Adapun syarat dan ketentuan penulisan buku menurut Ketua PP IGI Muhammad Ramli Rahim kepada terkininews.com, Jum'at (8/6/2018) antara tulisan tersebut

  1. Sesuai dengan pilihan tema yang diberikan yaitu “Dua tahun IGI dibawah kepemimpinan MRR”,  “Peran strategis Ikatan Guru Indonesia Untuk Masa depan Bangsa” Kisah Heroik Mendirikan dan Mempertahankan IGI di Daerah” dan “Suka Duka Melatih Guru”
  2. Ditulis minimal 100 halaman, menggunakan font cambria 11 spasi 1 dengan size A4 atau A5..
  3. Karya asli dan bukan plagiat
  4. Kata pengantar oleh tokoh nasional atau tokoh lokal dan lebih baik lagi jika kata pengantar oleh pimpinan daerah masing-masing.
  5. Dikirimkan ke email resmi IGI di    sayembara@igi.or.id paling lambat 5 September 2018
  6. Seluruh karya yang disetorkan menjadi Hak  PP IGI
  7. Meskipun tidak masuk 5 besar, jika bukunya dianggap layak terbit, tetap akan dicetak dan diterbitkan oleh PP IGI
  8. Jika memungkinkan, buku-buku tersebut akan dilelang dalam Anugerah Pendidikan Indonesia 2018 di JCC Jakarta
  9. Semua buku wajib mencantumkan logo IGI dan Logo Samsung(ukuran disamakan dari PP) dalam setiap lembaran bukunya.
  10. Untuk mempercepat proses penyeleksian awal, pengajuan ISBN dan menuju proses pencetakan,  dimohon para penulis mengirimkan sinopsis dan daftar isi paling lambat minggu ke-3 Agustus 2018

Lanjut menurut Ramli Rahim bahwa penulusan tersebut juga telah tersedua tim penilai seperti,Ahmad Rizali, Satria Dharma, HB Arifin,Sururi Azis, Muhammad Ramli Rahim, pungkasnya(*)