Ada Apa Simpatisan Siluman Tanpa Calon Ikut Intervensi Penghitungan Suara Pilwalkot

Adhie Senin, 2 Juli 2018 15:04 WIB
253x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Kegaduhan pasca pencoblosan masih terus terjadi dalam tahapan penghitungan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

Proses penghitungan atau rekapitulasi suara di tingkatan kecamatan bahkan harus molor dan mengalami penundaan lantaran riak riak simpatisan yang menamakan diri kolom kosong yang selalu mengusik keadaan.

Kegaduhan ini terjadi lantaran adanya dua kubu yang saling bersitegang yakni Pendukug Pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) serta oknum yang mengatasnamakan pendukung kolom kosong. Senin (2/7/2018), terkininews.com

Bahkan aksi bentrok fisik tak jarang mengakibatkan jatuhnya korban kerena terkena pukulan maupun senjata tajam dari yang bertikai dan menurut Juru Bicara (Jubir) Appi-Cicu, Arsony, bahwa hal itu terjadi lantaran pihak yang mengaku pendukung Kolom Kosong juga ikut serta mengintervensi.

"Memangnya mereka punya kepentingan, kan mereka tidak punya calon dan tidak diperkenankan hadir di lokasi rekapitulasi suara. Tapi nyatanya mereka datang bahkan memprovokasi," ujarnya saat dikonfirmasi.

Aksi provokasi dan serangan fisik yang dilakukan oknum-oknum diduga pendukung Kolom kosong terhadap pendukung Appi-Cicu yang sedang melakukan penjagaan menurut Arsony adalah bentuk kepanikan orang-orang yang tak menginginkan Appi-Cicu pimpin Makassar.

"Ini sudah banyak bukti kami temukan, ada yang mau palsukan C1 terus ada lembaga pemantau abal-abal yang tiba-tiba muncul dan provokasi dari pendukung Koko yang membuat rekapitulasi suara tidak berjalan maksimal," tegasnya.

Lanjut sementara kami hanya melakukan pengawalan suara kami tak mau ada pihak yang mengubah hasil dari kemenangan kami. Bukti-bukti dan provokasi-provokasi yang kami terima adalah bukti jika Bos dari 'Koko' sedang panik. tutupnya. (*)