Legislator Minta Pemprop Kepri Segera Ambil Langkah Inisiatif Atasi Defisit Anggaran

Redaksi Selasa, 24 Juli 2018 17:56 WIB
148x ditampilkan Headline Tanjungpinang

TANJUNGPINANG - Defisit anggaran yang terus dialami oleh Pemprop Kepri selama beberapa tahun terakhir ini diharapkan segera dievalusi dan Pemprop Kepri bisa mengambil langkah inisiatif dengan meningkatkan PAD dan rasionalisasi anggaran.

Hal tersebut seperti diungkapkan Ketua Fraksi PKS DPRD Kepri Ing Iskandarsyah baru-baru ini kepada wartawan. Menurutnya, ini sudah tahun ketiga Kepri mengalami defisit anggaran. Tak tanggung-tanggung diperkiran sekitar Rp 350 - 510 Miliar anggaran APBD P Kepri defisit.

"Selain persoalan ekonomi global, kita juga mengetahui cukup banyak persoalan tunda bayar yang tidak selesai dari pemerintah pusat, dan tahun ini kita juga tahu ada kebijakan THR untuk ASN yang sebelumnya tidak dianggarkan tapi karena ada instruksi pusat harus dibayarkan," kata Iskandarsyah.

Sehingga, kata dia, Pemprop Kepri harus cepat mengambil langkah inisiatif. "Harusnya Pemprop Kepri cepat mengambil inisiatif, caranya ya harus kreatif dalam meningkatkan PAD seperti memperjuangkan mendapatkan PI di Blok Natuna dan  dari labuh jangkar serta pendapatan dari ekploitasi sumber daya alam yang ada di Kepri," kata Iskandarsyah.

Kedua hal tersebut adalah hak konstitusional masyarakat Kepri. Untuk mewujudkan langkah-langkah inisiatif tersebut, Iskandarsyah menyarankan agar Gubernur mengajak beragam stake holder pemerintahan dan swasta seperti  Kadin, Apindo, BI Perwakilan Kepri, BPS untuk merancang rencana kerja inisiatif untuk menghindari persoalan ekonomi yang semakin rumit saat ini.

"Gubernur Kepri perlu mengajak stake holder dan asosiasi pengusaha membincangkan apa langkah konkrit untuk mengatasi persoalan ekonomi yang hampir mengancam semua daerah ini," kata Iskandarsyah.