Penguatan Program Pemerintah Camat Bontoala Ajak Unsur Tripika Hadirkan MTR di Bontoala

Adhie Jumat, 28 September 2018 07:26 WIB
73x ditampilkan Daerah Makassar

MAKASSAR, - Dalam upaya menciptakan lingkungan sehat serta penguatan dalam pada program pemerintah kota Makassar untuk menghadirkan MTR (Makassar tidak Rantasa), kepala kantor Camat Bontoala Arman, S.sos., M.Si bersama unsur kecamatan Malimongan, lurah dan Tripika menggelar kerja bakti pembersihan saluran air diseluruh kompleks perumahan warga Bontoala

Kerja bakti Jum'at (28/9/2018) ini diikuti semua warga keluruhan masing masing, se kecamatan Bontoala dengan proses pembersihan, pengecatan taman jalan, pemeliharaan taman kota dan pengangkatan sampah plastik yang terdapat disaluran air dilingkup kecamatan Bontoala.

Kegiatan kerja bakti ini juga dihadiri oleh Danramil 04 Bontoala, Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran bagi warga untuk senantiasa menjaga lingkungan dan mengubah kebiasaan atau pola perilaku dengan tidak membuang sampah disembarang tempat yang dapat berdampak buruk  bagi kebersihan lingkungan sekitarnya. 

Warga yang terdapat dibeberapa kelurahan Malimongan kec. Bontoala tampak sangat antusias dengan kegiatan ini, hal tersebut dapat terlihat dari partisipasi mereka dalam kerja bakti dengan ikut bersama sama membersihkan saluran air didekat rumah mereka masing masing. 

Kepala Kantor Camat Bontoala Arman, S.sos., M.Si memaparkan jika program kerja bakti ini harus terus digiatkan, untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat tentunya, kami berharap partisipasi masyarakat bisa lebih banyak lagi, kami juga tidak lupa untuk melibatkan unsur pemerintah seperti TNI/Polri  semoga hal ini akan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terlibat. 

Warga sudah mulai aktif membersihkan  sejak pagi, Rahmat warga kelurahan Malimongan dan Bunga Ejaya yang ikut dalam kerja bakti ini menuturkan bahwa dirinya senang bisa ikut bergotong royong untuk membersihkan saluran air ini, karena memang hal tersebut sangat penting, takutnya jangan sampai nanti sampah tertimbun sehingga menyumbat aliran air.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dg. Gassing, warga kelurahan Wajo Baru, bahwa yang disebut hidup bermasyarakat, saling bergotong royong untuk menjaga kebersihan, supaya lingkungan kita sehat. Tandasnya

"Kalau bukan kita yang menjalankan ini semua, siapa lagi coba, masa orang lain yang mau datang membersihkan lingkungan kita, kan tidak mungkin, ungkap Gassing dengan semangat sambil mengajak warga lain berpartisipasi".(*)