FKM Unhas Gelar ICER-PH Ketiga 2018 di Makassar

Adhie Jumat, 26 Oktober 2018 17:22 WIB
66x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Departmen kesehatan lingkungan FKM Universitas Hasanuddin menggelar The 3rd International Conference on Environmental Risks And Public Health (ICER-PH. yang berlangsung di hotel harper Makassar.

Konferensi internasional berlangsung dari 26 hingga 27 Oktober 2018 dan dibuka rektor Universitas Hasanuddin yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur, Prof. Dr. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil.

Dalam sambutannya Jum'at (26/10/2018) yang menyampaikan bahwa bahwa FKM adalah salah satu fakultas favorit di Universitas Hasanuddin yang banyak memberi kontribusi dalam pemeringkatan prestasi di berbagai bidang. 

"Konferensi ini tentu akan menghasilkan pemikiran dan publikasi yang dapat diterbitkan pada berbagai jurnal internasional yang terindeks Scopus". Tambahnya. 

Sementara itu ketua panitia, dr. Hasanuddin Ishak, MSc, PhD, juga melaporkan bahwa Masalah - masalah kesehatan lingkungan telah menjadi isu global sejak lama. 

Isu yang berkembang dari masalah kesehatan lingkungan tradisional, seperti masalah sanitasi dasar dan hygiene, ke masalah-masalah yang lebih kompleks seperti polusi. Masalah-masalah ini memberikan kontribusi yang cukup besar bagi berbagai masalah kesehatan masyarakat yang ada. Tandasnya

Hingga kini kedua, masalah - masalah kesehatan lingkungan tradisional dan kontemporer, belum dapat diatasi dengan baik. Sebagian besar masalah kesehatan lingkungan yang ada saat ini terjadi akibat perkembangan industri dan aktivitas manusia yang semakin beragam dan tak terkendali. Kata dia

Perkembangan ekonomi dan industri di Indonesia memberikan tekanan yang berat terhadap lingkungan dan akhirnya berdampak pada kesehatan masyarakat.

Perkembangan perkotaan juga menyebabkan penggunaan lahan yang baik langsung maupun tidak mempengaruhi sumber daya dan ekosistem air dan menyebabkan bahaya bagi kesehatan.

Air permukaan dan tanah terkontaminasi dengan berbagai zat organik dan anorganik; udara yang tercemar zat-zat kimia yang diemisikan oleh kendaraan dan industri. Semuanya berdampak pada kesehatan. Terangnya

Berbagai masalah kesehatan yang muncul tidak semata-mata karena lingkungan yang buruk, tetapi juga berkaitan dengan berbagai hal, seperti nutrisi, tekhnologi, dan lingkungan. Karena itu, untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat terkait lingkungan, perlu ditinjau dari berbagai sudut pandang. Paparnya
 
Diketahui konferensi ini dihadiri oleh hampir 400 peserta dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia dan juga beberapa dari luar negeri dan panitia mampu menghadirkan beberapa pembicara dari luar negeri seperti Prof. Dino Pisaniello dan Leonid Turczynowicz dari University of Adelaide Australia, Leng Huat, PhD dari University Sains Malaysia, kraihchat Tantrakarnava, PhD dari Mahidol University dan beberapa narasumber dalam Negeri.

Tak kalah pentingnya yaitu Prof. Umar Fahmi dari Universitas Indonesia, Dr. Ismail Suardi Wekke dari STAIN Sorong  dan Anwar Mallongi, SKM, MSc., PhD dari Universitas Hasanuddin juga sempat hadir dalan konfrensi.

Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M. Med.Ed. memaparkan bahwa Konferensi ICERPH ketiga ini mengambil tema " Environmental Challenges and Global Health Impact " sebagai suatu yang sangat tepat melihat berbagai masalah kesehatan masyarakat secara global.

Tentu saja Tujuan konferensi ini diharapkan dapat menyediakan wadah untuk menyebarkan dan saling bertukar informasi hasil-hasil penelitian dan kajian mengenai berbagai aspek dalam bidang kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat saat ini dan di masa mendatang. Pungkasnya

Dekan lebih lanjut menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi pada semua pihak yang telah ikut berkontribusi menyukseskan kegiatan ini, tutupnya.