Pelatihan Pengolahan Air Bersih di Desa Nelayan Bentuk Pengabdian ke Masyarakat

Adhie Rabu, 31 Oktober 2018 18:36 WIB
35x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Dosen FKM Unhas melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pengolahan air bersih di Desa Nelayan, Kelurahan Untia Kota Makassar sebagai bentuk pengabdian ke masyarakat dan merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Desa Nelayan Rabu (31/10/2018) dipilih menjadi lokasi pengabdian karena setiap tahunnya ketika musim kemarau, warga selalu krisis air bersih. Saluran PDAM belum menjangkau warga di tempat ini. Selain itu air sumur warga tidak bisa digunakan untuk konsumsi karena terasa payau. 

Kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang dilaksanakan di Masjid Nurul Hijrah ini dihadiri oleh lebih dari 30 orang warga yang juga merupakan jamaah dari masjjd ini.

Sebelumnya, tim pengabdian yang terdiri dari Muh. Fajaruddin Natsir SKM., M.Kes, dr. Makmur Selomo, MS dan Dr. Muh Asfar, SPt., M.Si bersama sama dengan masyarakat telah memasang filter penjernih air di masjid. 

"Bentuk kegiatan pengabdian ini, bukan hanya pelatihan saja, tetapi juga kami bersama warga membuat dan memasang lansung filter air di tempat wudhunya" Kata Fajar, ketua tim pengabdian.

Sambung Fajar,"Dalam pelatihan ini kami menjelaskan mengenai ayat di dalam Al Qur'an mengenai air, peranan air dalam kehidupan, panen air hujan, serta pengolahan air secara sederhana".

Terlihat warga sangat antusias mengikuti pelatihan yang diadakan setelah shalat dan berterimakasih kepada Unhas atas kegiatan pengabdian masyarakat ini.

"Kami sangat berterimakasih kepada Unhas yang memberikan pelatihan pengolahan air bersih ini" Kata salah seorang warga yang menjadi peserta.

Diharapkan setelah pelatihan, masyarakat memiliki kemampuan dalam pengolahan air sehingga bisa mengatasi krisis air bersih setiap tahunnya. (*)