Aksi Demo APPR Dipicu Aroma Penyelewengan Dana Desa Simpasai

Adhie Senin, 26 November 2018 17:20 WIB
266x ditampilkan Daerah

BIMA, -- Kurangnya transparansi pengelolaan dana 1 miliar dan dugaan penyelewengan dana desa sehingga pemerintah desa simpasai kec Lambu Kab Bima NTB didemo warga setempat.

Adapun aksi tersebut dilakukan oleh forum yang mengatasnamakan (APPR) Aliansi Pemuda Peduli Rakyat, Senin (26/11/2018) dimulai didepan kantor desa.

Padahal dana desa kata Saifullah merupakan pogram nawa cita pemerintah pusat yang bertujuan membangun Indonesia mulai dari desa, sesuai amanat PERMENDAGRI No : 113 Tentang pengelolaan keuangan desa, pasal 2 yang menyatakan "Keuangan desa dikelola berdasarkan azas transparansi, akuntabel, partisipasi serta dilakukan tertib dan disiplin.

Hal tersebut juga diulas dalam PERMENDAGRI No : 114 Tentang pedoman atau perencanaan pembangunan desa, pasal 4 yang berbunyi "Rencana pembangunan jangka menengah desa untuk jangka waktu 6 (enam) tahun dan rencana pembangunan tahunan desa yang disebut rencana kerja pemerintah desa, merupakan penjabaran dari RPMJ untuk jangka 1 (satu) tahun yang kerap kali menjadi lahan mempertebal kantong dan memperkaya diri sendiri. Ujar kordinator lapangan

Aksi APPR dipicu lantaran aroma penyelewengan dan tidak transparansinya penggunaan anggaran dana desa karena penyaluran yang tidak tepat sasaran oleh oknum - okunm yang bertugas di pemerintah desa itu sendiri. Tegas Saifullah selaku koordinator lapangan (korlap).

Dalam aksi tersebut menuntut transfaransi diberbagai bidang dan klarifikasi penggunaan anggaran tahun 2017 yang penyaluranya tidak jelas diantaranya di Bidang pembangunan yaitu pengadaan lahan kuburan Rp.30.000.000. Dan Bidang pemberdayaan yaitu : Insentinf pembina TPQ Rp.6.300.000. Disisi lain menurut Saifullah adalah dana pengembangan remaja mesjid sebesar Rp.5.000.000.

Lanjut kegiatan pendidikan dan pelatihan masyarakat Rp.8.500.000, Belanja tidak diduga Rp.5.000.000, Pengadaan alat musik studio Rp.3.000.000, dan pengadaan rebana Rp.3.000.000, dengan total Rp.60.800.000, serta insentif ketua Rt/Rw tahun 2018 yang belum dicairkan,

Demonstran juga meminta dilakukan pemecatan terhadap bendahara dan mendesak kepala desa untuk mengikutsertakan maayarakat dalam setiap kegiatan pembangunan desa." tegas Saifullah.

Usai audensi diruangan aula kantor desa bersama APPR dan muspika, kepala desa (Kades) Burhan H. Yusuf.BA. sangat merespon aksi protes yang digelar APPR, dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan mengawasi kinerja pemerintah desa.

Kades juga membernarkan bahwa ada beberapa tuntutan aksi mulai mutasi bendehara, menyerahkan kepada masa aksi baik APBDes dan rencana penggunaan uang (RPU) serta transfaransi penggunaan dana desa.

Namun, Burhan H Yusuf.BA, selaku, Kades mengklaim, sudah disepakati dan ditanda tangani bersama perwakilan aksi, ketua BPD dan kepala desa untuk mutasikan Syafrudin dari jabatan bendahara.

Kepala desa juga menjelaskan kepada terkininews.com terkait tuntutan APPR atas insentif Bahwa insentif ketua Rt/Rw sudah di cairkan beberapa hari yang lalu. Tegasnya

"Begitupun tentang sitem pembangunan untuk pengadaan lahan kuburan, dirinya mengaku bahwa pemilik lahan tidak mau menjual dengan nilai uang, namun, mau  (Tukar Guling) dengan lahan yang lain." Ujar Burhan H Yusuf BA

Bidang pembangunan maupun pemberdayaan sesuai tuntutan aksi semua anggaran tersebut sudah dimasukan ke APBDes perubahan tahun 2017 untuk peningkatan modal Bumdes desa, dan mengaku sudah menerima APBDes dan RPU tersebut melalui perwakilan aksi Masita,S,Pd. Papar Burhan

Sementara itu menurut Masita, pihaknya akan mempelajari kembali, APBDes dan RPU yang diserahkan oleh kepala desa tersebut yang jika ditemukan kerancuan atau dugaan yang mengarah terhadap KKN terhadap penggunaan dana desa di APBDes dan RPU maka akan dilanjutkan ke ranah hukum. Tegas Masita.

Dari pantuan terkininews.com. Aksi protes Aliansi Pemuda Peduli Rakyat didepan kantor desa Simpasai, berjalan aman dan kondusif serta di kawal aparat kepolisian dari kapolsek sape , lambu dan Koramil 1608-03 sape/ Posramil kec lambu. (Edy/*)

Sumber