Astra Motor Makassar Kembali Beri Bantuan Untuk Petani Gowa

Adhie Kamis, 29 November 2018 14:51 WIB
37x ditampilkan Daerah

MAKASSAR, -- Astra Motor Makassar sebagai main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah SulSelBarTra dan Ambon kembali memberi bantuan modal pertanian senilai Rp. 50.000.000,- untuk Lima Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di kab. Gowa.

Dalam pelaksanaan Rabu (28/11/2018) di Kantor Astra Motor Makassar dibantu oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Gowa dalam memilih dan membina Gapoktan yang menerima bantuan modal pertanian ini. Dinas TPH menyambut baik kegiatan ini dalam rangka memaksimalkan usaha dan produksi pertanian.

“Kami sangat bersyukur ada perusahaan yang membantu kami sebagai petugas pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat kita melalui ini, karena pada dasarnya semua pihak harus ikut serta dalam meningkatan kesejahteraan bangsa” Ujar Maryani Kabid Pasca Panen dan Pembiayaan

Bantuan ini sudah berjalan selama dua tahun terakhir yang telah dirasakan oleh 20 Gapoktan di Kab. Gowa. Maryani melanjutkan selama periode tersebut produktifitas petani cukup meningkat karena memiliki pondasi modal yang cukup sehingga bahan yang digunakan adalah yang terbaik. “Selama tahap satu sampai dengan tiga kemarin, petani sudah merasakan manfaatnya, bisa dikatakan jumlah produksi meningkat 20% dengan adanya program ini.” Ujar Maryani

Corporate Communication Astra Motor Makassar Arif Reda mengatakan program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sesuai dengan misi Astra Motor menjadi perusahaan yang peduli dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat lebih menggerakan perekonomian masyarakat Gowa yang mana didominasi oleh kegiatan pertanian.

“Selama ini yang kami dengar bahwa banyak lahan yang tidak tergarap dengan baik, tidak mendapatkan pupuk yang maksimal karena faktor modal yang kurang. Maka dari itu kami hadir untuk membantu memecahkan masalah tersebut melalui program ini.” lanjut Reda

Bantuan ini merupakan modal pertanian tanpa bunga yang berkelanjutan, artinya setelah proses panen dan distirbusi selesai petani yang menerima bantuan wajib untuk melanjutkan dana tersebut kepada petani selanjutnya berdasarkan rekomendasi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

“Kedepannya mudah-mudahan dengan program ini dapat meningkatkan hasil produksi kami sehingga bisa menambah kesejahteraan bagi petani dan keluarganya.” Ujar Syahruddin Ketua Kelompok Tani Ds. Bontobiraeng Kec. Bontonompo (*/)