Bawaslu Himbau Deklarasi RGP Tidak Berkampanye

Admin Ahad, 13 Januari 2019 08:33 WIB
189x ditampilkan Tanjungpinang

TanjungPinang, -- Bawaslu Kota Tanjungpinang menghimbau kepada Panitia Relawan #2019GantiPresiden (RGP) tidak melakukan kegiatan yang mengandung unsur kampanye dalam acara Deklarasi RGP dan Doa untuk Negeri di lapangan Pamedan, Minggu (13/01/2019).

"Bawaslu telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan panitia RGP bahwa surat pemberitahuan kegiatan tersebut memang bukan kegiatan kampanye, hanya surat pemberitahuan keramaian, maka kami menghimbau tidak melakukan kegiatan kampanye, kecuali suratnya izin kampanye resmi", Tutur Zaini

Zaini menjelaskan, sehingga kegiatan tersebut bersifat sosial kemasyarakatan, maka dalam acara tersebut tidak menampilkan spanduk, atribut atau pun orasi yang mengandung kampanye terhadap salah satu pasangan calon presiden.

Sebagai bentuk pencegahan, Bawaslu bersama pihak kepolisian, telah berkoordinasi intensif dengan pihak panitia lokal maupun dari Jakarta, guna memberikan masukan jangan sampai melakukan kegiatan yang mengandung unsur kampanye, baik dalam acara deklarasi RGP dan Doa untuk negeri pada hari Minggu maupun acara TOT (Training of Trainer) pada hari Sabtu (12/03) di gedung Muhammadiyah. 

"Selanjutnya Bawaslu akan turut melakukan pengawasan di lapangan terhadap kegiatan tersebut, guna memastikan tidak ada unsur kampanye yang dilakukan, serta diharapkan berlangsung secara kondusif", tegas Zaini

Sementara itu, Riswandi Ketua DPD RGP Kota Tanjungpinang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bersifat sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Sebagai bentuk gerakan moral, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam mendukung kesuksesan pemilu yang bebas dari kecurangan menuju perubahan yang lebih baik.

"Serta bersama tokoh dan  masyarakat turut mendoakan agar proses pemilu berlangsung lancar, sesuai konstitusional dan Indonesia menjadi negeri yang semakin diberkahi, sejahtera dan maju", tegas Riswandi

Bahkan kami mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik, tidak melakukan golput, serta turut mencegah terjadinya kecurangan dalam pemilu.

Baik kecurangan dalam daftar pemilih, pencoblosan dan penghitungan surat suara di TPS, serta mencegah potensi lainnya, sehingga masyarakat menjadi paham, dan turut untuk mengawasi.

"InsyaAllah semoga kegiatan ini berlangsung secara lancar, kondusif dan bermanfaat bagi masyarakat", harap Riswandi(*/)