Balada Anak Sekolah di Pesisir Pulau

Adhie Sabtu, 23 Februari 2019 11:03 WIB
293x ditampilkan Headline Lingga

LINGGA - Pendidikan menjadi momen sangat penting dalam kehidupan kita, apalagi era teknologi sekarang ini. Pendidikan harus dikecam oleh masyarakat perkotaan terlebih lagi mereka yang tingkat di pelosok negeri. Kabupaten Lingga yang terdiri dari ratusan pulau ini menjadikan kisah tersendiri buat anak-anak sekolah dengan berbagai rintangan dan problema.

Salah satu potret yang nampak saat ini adalah, murid-murid desa Resang Kecamatan Singkep Selatan Kabupaten Lingga yang belum memiliki akses jalan aspal dan sekolah yang jauh dari tempat tinggalnya harus menaiki mobil pickup demi mengejar mimpi mereka, karena orang tua mereka belum mampu punya kendaraan pribadi.

Mariono salah seorang warga kampung desa Resang punya inisiatif sendiri karena belum tersedianya Bus bagi anak-anak sekolah, ia merombak mobil pickup miliknya dengan memasang tenda terpal dari kayu agar bisa mengantar anak-anak sekolah agar tidak kepanasan ketika panas dan tidak kehujanan kita hari hujan. Untuk tarif Mariono hanya mengambil Rp.1.000,- saja buat ongkos minyak pada setiap anak yang diantarnya sampai ke depan rumah dari sekolah.  Kepada media Mariono mengungkapkan " Untuk mobil pickup saya ini pakai solar pak, hingga irit, kalau pakai bensin mungkin nggak akan cukup dengan tarif seribu yang saya ambil dari anak-anak. Saya cuma kasihan saja kepada mereka yang mau sekolah, tapi tidak punya kendaraan, apalagi sekolah agak jauh dari kampung".

Belasan anak yang bisa diangkut dengan pickup rombak versi Mariono ini. Tapi ini menjadi potret anak-anak yang punya keinginan sekolah tinggi, disinilah diharapkan peran serta pemerintah untuk bisa saling mendukung agar anak-anak kedepan bisa menikmati pendidikan yang setara dengan mereka yang ada di perkotaan. ***