Bappeda Majene Bermitra dengan FKM Unhas Tangani Stunting

Adhie Sabtu, 23 Februari 2019 12:15 WIB
170x ditampilkan Headline Pendidikan

MAKASSAR, -- Salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki angka stunting yang tinggi adalah Kabupaten Majene.

Oleh karena itu, guna menanggulangi masalah tersebut  Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Majene mengajak Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin bermitra yang ditandai dengan penandatangan MoA antara Kepala Bapeda Kabupaten Majene dengan Dekan FKM Unhas kemarin.

Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed, saat di ruang kerjanya menyampaikan terima kasih atas kemitraan ini.

"Tentu saja kami sebagai institusi pendidikan kesehatan masyarakat, maka diajak ataupun tidak diajak memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan khususnya di Indonesia Bagian Timur." tandasnya

Kami memiliki doktor dan professor bahkan mahasiswa S1, S2 dan S3 yang siap membantu menangani masalah stunting di Kabupaten Majene. Tambahnya

Penanganan stunting lebih lanjut disampaikan perlu komprehensif pendekatannya bahkan jika perlu dibuatkan Rencana Aksi Daerah Penanganan Gizi dan atau Stunting sehingga dengan demikian tanggung jawab ini tidak hanya ada pada Bapeda akan tetapi ada pada masing-masing sektor.

"Jangan nanti banyak masalah stunting terus yang disalahkan adalah Dinas Kesehatan sementara penyebabnya ada pada sektor lain."

Dengan model seperti ini, maka setiap sektor memberi peran berbeda berdasarkan kapasitas dan kewenangan masing-masing untuk menangani masalah ini. Perlu ada data yang kuat dan pendampingan berkelanjutan. Kami menawarkan 1 SKM atau S.Gz  1 Desa atau pada beberapa kelompok orang sehingga kehadiran mereka dapat memonitor dan mengidentifikasi jenis intervensi dan kebutuhan yang diperlukan.

Sementara itu Syahrinullah, SE, MM selaku Kabid Sosial Budaya Bapeda Kabupaten Majene yang mewakili kepala badan juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama ini.

"saya berharap agar perlu ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan dan program yang lebih ril sehingga dapat lebih terukur dan bergerak secara sistematis."

Saya ini pejabat baru dengan jabatan ini baru sekitar satu minggu dan saya meminta saran pada pejabat sebelumnya, apa yang harus saya tindaklanjuti. Salah satu diantaranya adalah penandatanganan MoA dengan FKM Unhas terkait penanganan stunting, lanjutnya.