Taman Wisata Malino Akan Jadi Icon Pelaksanaan HPSN 2019

Adhie Jumat, 1 Maret 2019 17:32 WIB
370x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel dan Satker KLHK Provinsi Sulawesi Selatan beserta Pemda Kab Gowa, Senin, 4 Maret 2019 akan mengadakan aksi peduli sampah untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2019 yang jatuh pada tanggal 21 Februari kemarin.

Kegiatan aksi peduli sampah ini dilaksanakan di dua tempat yaitu kawasan Hutan Pinus Malino dan Pasar Sentral Malino menggusung tema “Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai”. Melalui surat edaran Nomor: SE.2/MENLHK/PSLB3/PLB.0/2/2019 tentang Hari Peduli Sampah Nasional 2019 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

  1. Membangun kesadaran bersama untuk pelembagaan hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah.
  2. Mendorong budaya bersih dan produktif di tengah masyarakat dengan dinamika dan partisipasi masyarakat sebagai modal sosial
  3. Meningkatkan peran aktif dan langkah-langkah pemerintah daerah serta masyarakat dalam pengelolaan sampah,
  4. Sosialisasi dan edukasi tentang permasalahan dan solusi untuk mengatasi sumbernya serta
  5. Membangun sinergi upaya/pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah.

Dan Surat Sekditjen KSDAE Nomor: S.536/Set/Kotl/Peg.3/2/2019 yang memerintahkan secara serentak kerja bakti nasional di 74 titik di Indonesia pada tanggal 4 Maret 2019 dan untuk Sulawesi Selatan diadakan di Taman Wisata Alam Malino yang juga merupakan kawasan konservasi BBKSDA Sulsel.

Menurut kepala balai besar KSDA Sulsel, Ir Thomas Nifinluri, M.Sc. kepada terkininews.com Jum'at (1/3/2019), bahwa hal tersebut juga telah disampaikan dalam rapat bersama kepala UPT KLHK Provinsi Sulawesi Selatan bahwa untuk kegiatan HPSN 2019 di Taman Wisata Alam Malino bertujuan di 3 point penting sesuai permasalahan saat ini.

  • Mendorong seluruh masyarakat untuk peduli dan membudayakan 3R (Reduce, Reuse,Recycle)
  • Meningkatkan peduli sampah di kawasan wisata alam dan Taman Nasional yang bersih dan sehat (Less Waste, Good environtment and Better tourism) ”
  • Tindak lanjut untuk pembuatan kompos, penyediaan tempat sampah terpilah, dan pembentukan bank sampah di sekitar areal TWA Malino serta mendukung ProgramPemulihan DAS Jeneberang.

Kepala Balai Besar KSDA Sulsel berharap kesadaran masyarakat sekitar Kawasan serta pengunjung hutan pinus malino tetap menjaga kawasan dari sampah dan mengamalkan program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) karena secara langsung akan berdampak pada program pemulihan DAS Jeneberang.

Diketahui jumlah peserta yang terlibat sebanyak 500 orang dan rundown acara ini diawali dengan registrasi peserta yang kemudian dilakukan Apel Hari Peduli Sampah Nasional di Kawasan Hutan Pinus Malino.

Kegiatan tersebut juga rencana dibuka secara resmi dengan penyerahan simbolis alat kerja oleh Bupati Gowa ataupun pejabat yang mewakili dan juga akan dilaksanakan penamanan pohon endemik sebanyak 10 lubang yang telah disiapkan lalu peresmian bank sampah oleh Bupati Gowa dan setelah itu peserta aksi peduli sampah akan di bagi menjadi dua dan di sebar ke dua titik yaitu kawasan hutan pinus malino dan pasar sentral malino.

Kegiatan Aksi Peduli Sampah ini selesai Pukul 12.00 dimana semua sampah yang terkumpul sudah terpilah sesuai jenis sampahnya dan untuk sampah organik akan dilakukan pemrosesan menjadi pupuk kompos dan sampah lainnya akan diangkut ke TPA Limbung. (Ely/*)