Bro Rivai Berharap Kondisi Disharmonisasi Tidak Terjadi Saat Pilpres

Adhie Ahad, 10 Maret 2019 17:08 WIB
311x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR - Untuk yang ke ketiga kalinya, Brorivai Center (BRC) menggelar Table Talk Series, jelang pesta demokrasi Indonesia yang akan jatuh pada 17 April 2019 mendatang.

Table Talk Series 3 berlangsung di Warunk Upnormal, Jalan Andi Djemma. Minggu (10/3/2019) dan mengusung tema “Budaya Politik dan Wisata Demokrasi” menghadirkan narasumber Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof Dr Nurliah Nurdin SSos MA, dan Dosen Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Hasrullah MA. Pendiri BRC, dan Dr Abdul Rivai Ras sendiri turut hadir mendampingi para pembicara memandu jalannya sesi dialog.

"Melalui Table Talk ketiga ini, kita sama-sama berharap dapat mengetahui seperti apa budaya dan komunikasi politik yang baik yang harus kita ciptakan agar kondisi disharmonisasi tidak terjadi di Pilpres nantinya," kata Rivai Ras

Lanjut Menurut Bro Rivai BRC Table Talk seri ketiga ini diharapkan dapat menjawab pertanyaan tersebut dan bahwa penataan dan nilai - nilai budaya politik saat ini, kata Rivai, perlu dievaluasi dan diinvestigasi kembali.

"Pro-Kontra wajar-wajar saja, namun budaya dengan politik bermartabat perlu diciptakan sebagai sebuah proses merawat demokrasi tetap sehat," ujar Bro Rivai, sapaan akrab Rivai Ras.

"Kita perlu mengevaluasi tata politik kita sekaligus menginvestigasi nilai-nilai budaya dalam jantung tradisi-tradisi masyarakat Indonesia sekarang ini, dimana kita ketahui bersama, 
tindakan a-moral seperti hoax, fitnah, ghibah, telah menjadi kebiasaan masyarakat di negara 
kita, apalagi menjelang saat-saat Pilpres sekarang. Dan hal itu dilakukan sejumlah kelompok 
yang berupaya melakukan aksi disharmoni hanya demi kepentingan jangka pendek," terangnya.

Disesi yang sama Dr Hasrullah lamgsung memberi apresiasi untuk Bro Rivai atas inisiatifnya menggelar wahana pendidikan politik, BRC Table Talk. "Kita butuh tokoh untuk memunculkan Sulsel di panggung nasional. Salah satu tokoh yang kita miliki sekarang ini yah Bro Rivai," ujarnya.

Sementara itu Prof Nurliah Nurdin, memgatakan bahwa BRC memulai sesuatu pendidikan politik yang sangat positif bagi masyarakat dan itu yang kita perlukan. Tandasnya

"Harus ada penghubung antara masyarakat dan pemerintah, fungsi itu seharusnya dilakukan oleh partai, tapi BRC telah menjalankan fungsi itu. Lembaga ini bisa mencerdaskan masyarakat dalam hal politik," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, BRC telah dua kali sukses menggelar kegiatan Table Talk Series, yakni pada Januari dan Februari 2019, lalu. Rivai Ras dalam sambutannya mengungkapkan, dinamika politik Indonesia saat ini belum mencerminkan demokrasi yang substantif. (*)