Tuntut Kejelasan Vonis Wakil Bupati Paluta BPM-SUMUT Geruduk Kajari Padang Lawas Utara

Admin Senin, 13 Mei 2019 19:38 WIB
69x ditampilkan Daerah

Padang Lawas Utara. Sumut. -- Barisan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (BPM-SUMUT) sambangi kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Paluta) kedatangan belasan mahasiswa BPM-SUMUT di Jalan Perwira, No 61, kelurahan pasar gunung tua, kecamatan padang Bolak, Senin (13/5/2.19) tersebut guna mempertanyakan perihal vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan terhadap wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap, tersangka money politik yang hanya diberikan vonis 1 bulan ditambah denda Rp 5 juta.

“Agar tidak timbul kecurigaan adanya kompromi illegal atau kong kalikong JPU dari Kejari Paluta dan Hakim PN Padang Sidimpuan dengan Hariro Harahap yang kami duga merupakan aktor intelektual kasus money politik tersebut, kami meminta Kejari Paluta menunjukkan kebolehannya dalam mengaplikasikan UU Nomor 7 tahun 2017,” kata Iqbal Harahap dalam orasinya.

BPM-SUMUT dengan koordinator aksi Akhiruddin Siregar ini meminta kepada pihak Kejari Paluta agar menuntut Wakil Bupati Paluta semaksimal mungkin terkait dugaan money politik yang dilakukannya beserta dugaan penyalahgunaan jabatan untuk memenangkan istri beliau menjadi anggota DPRD Paluta periode 2019-2024.

Selain itu BPM-SUMUT meminta kepada pengadilan negeri padang sidimpuan agar jeli dalam mengambil keputusan dari tuntutan jaksa, mengingat, Hakim juga mengetahui bagaimana UU No 7 Tahun 2017 dan dugaan Money Politik serta dugaan penyalahgunaan jabatan yang saat ini telah menjadi perbincangan publik.

Para pengunjuk rasa hampir setengah jam berorasi, massa pengunjuk rasa kemudian ditemui langsung oleh Kasi Intel Kejari Paluta, Sutan Parlaungan Harahap SH MH.

“Tuntutan Jaksa di pengadilan terhadap Wakil Bupati Paluta adalah tuntunan dari Kejati Sumut, JPU hanya membacakannya saja. Dan itu sudah sesuai dengan SOP,” kata Sutan di hadapan pendemo.

Lanjut jika ada indikasi penyimpangan terkait putusan terhadap Wakil Bupati, Sutan meminta kepada siapa saja agar menyampaikan bukti-bukti ke Kejari Paluta.

“Dan apabila ada kewenangan Jaksa sepihak atau ada oknum Jaksa yang bermain dalam hal ini agar segera melaporkan kepada kami untuk kami proses,” tegasnya.

Saat Usai unjuk rasa, terkininews.com beserta awak media mewawancarai Kasi Intel Kejari Paluta terkait apakah pihak Kejari Paluta sudah menerima salinan putusan hasil persidangan Pengadilan Negeri Padang Sidimpuan dengan terdakwa Hariro Harahap, Sutan menyatakan belum menerimanya.

“Kalau putusan sudah diputuskan yakni 1 bulan 15 hari ditambah denda Rp5 juta pada hari Rabu, tanggal 8 Mei lalu, namun surat salinan putusannya belum kita terima, nanti kalau sudah kita terima akan kita publikasikan,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat dari anggota Polsek Padang Bolak yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim, Iptu Sumanto Naibaho SH.

Ikbal juga berjanji akan datang kembali untuk melakukan Aksi dengan massa yang lebih banyak lagi. Kata dia sambil membubarkan diri. (Siregar/*)