Prabowo Bakal Sampaikan Surat Wasiat

Admin Sabtu, 18 Mei 2019 21:17 WIB
455x ditampilkan Headline Nasional

PEKANBARU - Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto bakal buat surat wasiat dan akan disampaikan terbuka sebelum 22 Mei nanti. Apakah isi surat wasiat dimaksud terkait dengan arah sikap ke depan soal penetapan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres)? 

"Pak Prabowo sedang menulis surat dan akan diungkapkan sebelum 22 Mei mendatang. Jadi kita sabar saja dulu, tetap berbaik sangka," kata Cawapres Sandiaga Uno, saat berbicara bersama tim koalisi di Co Ex Hotel, Sabtu (18/7/19). 

Sandi mengungkapkan, pasca Pemilu serentak khususnya berkaitan dengan Pilpres, banyak sekali laporan dugaan kecurangan. Bahkan diantaranya bersifat masif. 

Namun sayangnya, banyaknya dugaan kecurangan hingga melibatkan para pemangku kebijakan tidak ada tindak lanjut yang kongkrit. Meski begitu, Sandi menyatakan sempat ada rasa kebahagiaan, ketika Bawaslu mengeluarkan fatwanya, bahwa KPU telah melanggar aturan, meski tak distop. 

"Harapan kami, para pemangku kebijakan dapat merubah prilakunya. Dan kita semua yang menginginkan Indonesia lebih bermartabat, tetap pada koridor hukum serta taati konstitusi dengan cara melaporkan setiap terjadi kecurangan. Kita juga sampaikan kepada masayarakat, jangan takut," ungkap Sandi. 

Ada pun terkait aksi people power yang mulai ditunjukan dalam menuntut keadilan penyelengaraan Pemilu yng jujur dan adil, menurut Sandi tidak perlu dikhawatirkan. Hal itu karena, para pendukung Prabowo-Sandi berakal sehat. 

"Kita sampaikan, keinginan untuk menuntut berkeadilan terkait banyaknya dugaan kecurangan pada Pemilu, juga jangan dikhawatirkan. Tidak akan ada aksi anarkis. Karena pendukung Prabowo Sandi orang yang berakal sehat," ungkap Sandi. 

Namun begitu, Sandi juga mengingatkan kepada masyarakat yang mengingikan kejujuran dan keadilan tersebut, tetap mematuhi aturan hukum. Dan jangan sampai kesalahan kecil, akan dijadikan alat pihak seberang untuk memutar balikan fakta. 

"Manusia waras yang menginginkan perubahan, meski begitu pendukungnya yang sudah mulai turut ke jalan agar tetap mematuhi aturan hukum. Jangan galau, jangan khawatir," ujar Sandi.*(riauterkini/mok)