Kasus Yang Jerat Mantan Kepala BPKAD Kembali Bergulir, Bareskrim Periksa 14 Saksi Baru

Adhie Selasa, 2 Juli 2019 17:41 WIB
370x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Kasus fee 30 persen yang telah menetapkan seorang tersangka yaitu mantan kepala BPKAD kota Makasaar kembali mencuat, seiring kedatangan penyidik Bareskrim Mabes Polri ke Makassar dengan maksud melakukan kembali pemeriksaan terhadap para saksi saksi tambahan.

Benar kata Kabidhumas Polda Sulsel Kombespol Dicki Sondani. Selasa (2/7/2019) bahwa kasus tersebut tidaklah tunggal atau berdiri sendiri dimana fee tersebut terbagi bagi dan mungkin selain tersangka yang menjerat Hamri Haiyya, ada beberapa orang lain juga yang telah menikmatinya.

Terkait hal tersebutlah menurut Pamen berpangkat melati tersebut yang kembali mengundang kedatangan penyidik Mabes Polri guna memeriksa tambahan 14 orang saksi selain tersangka, penyidik juga memeriksa sorang wakil ketua Dprd Makassar.

"Pekan lalu Polda Sulsel kedatangan tamu dari Mabes Polri sekitar 6 orang penyidik Bareskrim untuk memeriksa saksi saksi tambahan sejumlah 14 orang" Papar Dicky.

Adapun para saksi saksi yang telah dilakukan pemeriksaan diantaranya 

  1. Helmi Budiman mantan Kabid anggaran BPKAD,
  2. Ibrahim Ukkas mantan Kabid Litbang Bappeda,
  3. Andi Syahrum mantan Camat Biringkanaya
  4. Muhammad Dwi Aditya mantan kasubag keuangan Kecamatan Biringkanaya,
  5. Erwin Syaharuddin Haiyah mantan kepala BPKAD
  6. DR Hamri Haiyyah mantan Camat Rappocini
  7. Evi Dwishinta Siswanti kasubag keuangan kecamatan Rappocini
  8. Andi asma Sulistya Eka Yanti Kabid perbendaharaan bpkad kota Makassar
  9. Hajah Wa Ando Staff bpkad kota Makassar
  10. Indra Wijaya Staf kecamatan Rappocini
  11. Alham Arli selaku vendor atau rekanan
  12. Samsul Bahri mantan Camat bontoala
  13. Sitty Syaifuldana kasubag keuangan Kecamatan bontoala
  14. Adi Rasyid Ali anggota DPRD kota Makassar

Ke 14 (empat belas) nama nama tersebut telah disahkan oleh penyidik Bareskrim Polri namun baru sebatas saksi saja. Ucapnya

Adapun kelanjutan dari pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri sebagai tindak lanjut pendalaman kasus sebelumnya yang telah menetapkan mantan kepala BPKAD Makassar sebagai tersangka. Ungkapnya

Lanjut kata perwira berpangkan melati ini bahwa pihak Bareskrim selain melakukan pendalaman kasus juga nantinya akan melakukan gelar perkara terhada kasus tersebut

"Kita tunggu saja nanti hasil gelar perkara yang akan dilaksanakan oleh penyidik bareskrim POLRI dan akan datang lagi ke kota Makassar untuk mencari keterangan tambahan serta saksi-saksi yang lain" Terang Dicki dihadapan Media.

Ketika ditanya terkait potensi 14 saksi yang telah di periksa bakalan ada penetapan tersangka lain Kombespol Dicky Sondani menjawab bahwa tentunya dari keterangan para saksi inilah yang akan lebih mengerucutkan terkait kemana arah aliran uang tersebut dan mengapa uang tersebut tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan aturan untuk petanggung jawab penggunaan anggaran.

"Kita lihat bagaimana para staf keuangan yang paling banyak diperiksa termasuk orang - orang yang juga mengetahui bagaimana aliran dana keuangan tersebut."

Apabila para saksi yang diperiksa tersebut memenuhi unsur yang layak dijadikan sebagai tersangka dengan pemenuhan dua alat bukti maka akan dijadikan tersangka "kalaupun ditemukan nantinya" jadi kita lihat saja perkembangan selanjutnya hasil dari pemeriksaan Bareskrim. Kuncinya. (*)