Demi Profesionalitas Wartawan Lingga, Ketua PWI Lingga Temui Dewan Pers

Admin Kamis, 4 Juli 2019 11:51 WIB
196x ditampilkan Daerah Lingga

LINGGA, -- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lingga Jhony Prasetya beberapa hari lalu mengunjungi Dewan Pers Indonesia yang beralamat di Gedung Dewan Pers lantai 7 Jalan Kebun Sirih Jakarta Pusat dengan maksud silaturahmi membangun komunikasi selain merupakan rangkaian agenda kerja dari PWI Kabupaten Lingga untuk peningkatan mutu organisasi profesi wartawan.

Meski diitengah kesibukan Wakil Ketua Dewan Pers (DP) Hendry CH Bangun yang saat itu sedang menerima kunjungan rombongan dari Republik Demokratik Timor Leste, dirinya tetap menyempatkan diri untuk menerima kunjungan dari Ketua PWI Lingga.

Dalam pertemuan singkat lebih kurang 1 jam tersebut, Hendry mengajak wartawan untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan diri guna tersampaikan dan tersajinya sebuah pemberitaan ditengah - tengah masyarakat.

“Kita harus terus berbenah agar informasi yang kita sajikan pada masyarakat benar-benar akurat” pungkas Hendry

Mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ini juga berpesan dan mengingatkan organisasi profesi wartawan punya tugas untuk meningkatkan dan mendidik anggotanya dalam meningkatkan profesionalisme dan hasil jurnalistrik dengan memberikan pelatihan dan pendidikan agar memiliki kemampuan dan kompetensi jurnalistik guna menghasilkan karya-karya jurnalistik yang baik tidak melanggar norma-norma kemasyarakatan serta kode etik jurnalistik.

”Kunci utama kerja seorang wartawan yang profesional adalah mentaati dan melaksanakan kode etik jurnalistik.” ujar Hendry

Sementara itu Ketua PWI Lingga Jhony Prasetya mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan menerimanya untuk berbagi informasi, kunjungannya ke Dewan Pers tersebut selain bersilaturahmi juga merupakan rangkaian program kerja PWI Lingga dalam rangka meningkatkan mutu organisasi profesi wartawan.

”Ditengah kesibukan Hendry yang dalam waktu bersamaan menerima rombongan dari Republik Demokratik Timor Leste ternyata masih menyempatkan waktu untuk menerima kami dan berbagi ilmu.” ungkap Jhony.