Jalan Lingkar Terhenti SKSR dan KBBR Konsolidasi Bersama Tokoh Se Aek Sigama

Admin Sabtu, 6 Juli 2019 16:18 WIB
456x ditampilkan Daerah

PALUTA, -- SKSR (Solidaritas Keadilan Se-Aek Sigama Raya) bersama KBBR (Korps Bumi Balakka Raya) menggelar pertemuan bahas terhentinya Proyek Bukaan Jalan Lingkar Paluta Ruas Sippang Baru-Sigama Napahalas di Desa Bukit Raya Serdang, Padang Bolak 6/7/2017

Pertemuan yang di gelar pada kamis (4/7) kemarin di kebun karet salah satu warga Bukit Raya Serdang tepat di pinggir Jalan Lingkar Paluta yang sudah berlalang dan tampak tanah merah Bergelombang.

Agenda penting tersebut juga di hadiri Kadis Pu Paluta yang di wakili kabid Bina Marga dan Program. Bappeda oleh kabid Perencanaan dan Kabag Pembangunan infrastruktur Setdakab Paluta, di saksikan Babinsa dan polsek padang bolak, Aparat Desa Se Aek Sigama beserta Ratusan Masyarakat. 

Saat kegiatan berlangsung masyrakat terlihat semangat haru saat mengisahkan kesulitan anak sekolah mereka yang harus berjuang melewati lumpur sejauh 3 KM Bahkan harus alpa akibat tidak bisa di lalui. Keluh kesah warga yang hadir

"Belum lagi nasib ibu hamil jika hendak melahirkan pak". Ujar seorang warga Bukit Raya Serdang lainya

Banyak dampak kerugian yang di ceritakan tokoh masyarakat bahkan seorang Ibu guru TK sempat mengangis saat menyapaikan keluhnya terhadap apa yang di alami murid dan orang tua muridnya menuju yayasan yang di dirikannya di Dusun Simaninggir Pardomuan, Sigama Ujung Gading.

Dari pantauan terkininews.com menilai bahwa masyarakat meminta agar sesegara mungkin di lakukan pengerasan atas bukaan jalan selebar 24 M tersebut

Sementara itu, pihak Bappeda yang menanggapi keluh dan usulan itu, hanya dapat bertutur seraya meminta bersabar,

"Proyek ini di rencanakan bertahap dengan waktu yang panjang dan biaya biaya yang cukup besar mencapai 400 M itupun masih dalam tahap pengerasan," Ujar Bappeda

Kami juga dapat merasakan apa yang bapak dan ibu alami, tambahnya singkat

Semetara itu kabid Bina Marga PU paluta, mengucapkan terimakasih pada aliansi Lembaga Peduli Jalan Lingkar Paluta yang sudah menggagas pertemuan tersebut dan menanggapi penyampaian-penyampaian masyarakat.

"Saya meminta agar Masyarakat Bersabar atas kondisi pembangunan jalan tersebut, semua usulan akan kami sampaikan kepada atasan kami" tuturnya menjanjikan 

Untuk bapak Kabag Pembangunan Infrastruktur Setdakab Paluta hanya berguman menjawab singkat bahwa sebetulnya dirinya hanya menerima laporan dari dinas-dinas yang melakukan kegiatan.

"Namun apa apa yang sudah bapak-ibu sampaikan sudah saya catat dan akan saya sampaikan pada pimpinan" ujarnya. 

Di akhir kegiatan Ketua SKSR Afgani S. Berharap dapat menyapaikan pesan- pesan kepada pihak pemkab yang hadir,  

"Pernyataan ini mohon disampaikan pada pemangku kebijakan pak, Bpk Bupati, Kadis PU Paluta dan Bappeda Paluta." harapnya

Dari poin poin pernytaan sikap yang di bacakan itu terdapat satu poin penting yang di ucapkannya bahkan di ingatkan kepada pihak pemerintah paluta.

Kami masyrakat se Aek Sigama, Pemuda, Pelajar, Petani, Tokoh masyrakat, Para Guru, beserta Mahasiswa tidak main-main dengan tuntutan ini dan juga tidak pula mengancam.

"APABILA TAHUN 2020 TIDAK JUGA DI LANJUTKAN BUKAAN JALAN LINGKAR PALUTA RUAS SIMPANG BARU-SIGAMA NAPAHALAS, JANGAN SALAHKAN KAMI,  LAHAN AKAN KAMI AMBIL/TANAMI KEMBALI" tegasnya

Afgani S juga meminta pada DPRD dan Bupati Paluta agar tahun 2020 bukaan jalan lingkar tersebut harus menjadi prioritas mengingat banyaknya dampak kerugian masyarakat.

Afgani S. Hrp juga menegaskan jikalau SKSR bersama KBBR akan terus mengawal proses proyek jalan lingkar Paluta. (Parsatuan Siregar)