Pulau Range, Musholah Nyaris Amruk dan tiada Pemuka Agama

Adhie Senin, 5 Agustus 2019 15:22 WIB
103x ditampilkan Batam Dpu Dt Batam

BATAM – Batam tak hanya kaya pulau, namun juga kaya akan segudang pekerjaan yang harus dituntaskan. Cerita kali ini datang dari salah satu kampung bernama Range, RT 02 RW 04 Kelurahan Karas Kecamatan Galang Kota Batam.

59 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 181 orang dan semuanya beragama Islam. Namun sayang fasilitas peribadatan yang dimiliki warga penganyam tikar ini tidaklah selayaknya. Musholah Attaqwa yang berada di tengah Kampung Range ini dapat dikatakan memprihatinkan. Selain ukurannya yang kecil, kerusakan pada sebagian besar bangunan juga membuat musholah ini tak lagi bisa digunakan beraktivitas.

Selain bangunan yang sudah cukup memprihatinkan, ketiadaan pemuka agama yang mumpuni juga turut memperburuk keimanan warga disini “sebenarnya ada guru ngaji yang dulu didatangkan dari jawa sejumlah  5 orang. Tapi karena harus bertahan hidup, hanya 2 saja yang tinggal dna 3 lagi kembali ke Jawa” demikian yang diungkapkan Mulyanto, Surveyor Daarut Tauhiid Peduli Kota Batam yang menceritakan kembali apa yang dikatakan oleh warga sekitar terkait kondisi mereka.

Hal senada juga disampaikan perangkat pemerintah Kecamata Galang. Kembali di sampaikan Mulyanto, kebutuhan akan pemuka agama dan perbaikan fasilitas Ibadah adalah hal mendesak yang sebenarnya sudah cukup lama diidamkan warga range.

Kondisi ini tentu saja berdampak terhadap kualitas keagamaan warga sekitar “warga disini Muslim semua, tapi sebagian besar buta huruf Al-Qur’an alias tidak bisa mengaji” ujar andi, Staf Program DT Peduli Kota Batam membacakan hasil laporan dari pulau Range. Diungkapkan Andi. Kedepannya DT peduli Kota Batam akan menggalang bantuan dana guna perbaikan musholah attaqwa milik warga Range “selain itu tentu kita juga akan mencarikan solusi untuk menghadirkan pemuka agama yang tidak hanya mumpuni mengarahkan warga ke arah yang lebih baik” ujar Andi.