PKS Berhasil Pertahankan Satu Kursi DPRD Bintan dari Gugatan PDIP ke MK

Admin Selasa, 6 Agustus 2019 19:56 WIB
253x ditampilkan Bintan Headline

BINTAN, - Sengketa Pemilu di Dapil Bintan 3 terhadap suara PKS yang digugat PDIP di Mahkamah Konstitusi RI berakhir hari ini Selasa 6 Agustus 2019 dengan nomor perkara 71, sebagaimana amar putusan yang  dibacakan oleh Ketua MK RI Anwar Usman dan pertimbangannya dibacakan oleh anggota majelis hakim Prof Manahan, dimana selama sidang panel 2 Prof Manahan juga salah satu hakim anggotanya. Dalam putusan tersebut PKS berhasil mempertahankan kursi di DPRD Bintan Dapil 3 yang digugat PDIP.

Salah satu kuasa hukum PKS advokat Dedy Suryadi, SH., yang juga direktur PAHAM KEPRI menyatakan, "Bahwa permohonan  Pemohon dikabulkan sebagian dan selebihnya ditolak yaitu salah satunya menetapkan suara PKS  di dapil Bintan 3 menjadi 1645".

Dari putusan ini dapat disimpulkan suara PKS tetap unggul dari suara PDIP, walaupun berkurang 3 suara. Karena sebelumnya suara PKS 1648 menjadi 1645. 

PKS tetap unggul dari PDIP karena PDIP dalam permohonannya tidak merubah hasil suaranya yaitu tetap pada jumlah 1639. Maka sudah dipastikan PKS unggul 6 suara dari PDIP di dapil Bintan 3.

Kuasa hukum PKS menambahkan, "Putusan MK RI tersebut dalam pertimbangan membenarkan dalil pemohon terhadap suara PKS di TPS 36 Kelurahan Kijang Kota yang sebenarnya hanya 5 suara, bukan 8 suara. Tapi hakim MK RI menyatakan tidak terbukti benar dalil pemohon terhadap suara PKS di TPS 41 Kelurahan Kijang Kota yang menyatakan suara PKS nol. Pertimbangan hakim berdasarkan jawaban Termohon, keterangan Bawaslu  RI dan keterangan pihak terkait serta bukti C1 Plano, bukti foto C1 Plano di TPS, bukti video C1 Plano dibuka di PPK dan keterangan saksi saling mendukung dan bersesuaian yang menegaskan suara PKS di TPS 41 Kelurahan Kijang Kota benar 8 suara".

Terkait suara PKS di TPS 36 Kelurahan Kijang Kota, PKS karena dibatasi menghadirkan saksi hanya 1 (satu) orang saja, maka dari awal sudah memperhitungkan akan terjadi hal ini. PKS tidak bisa menghadirkan saksi untuk TPS 36 tersebut. Kesempatan menghadirkan saksi hanya satu orang, digunakan dengan sebaik-baiknya dan dengan perhitungan yang tepat. Ternyata strategi tersebut terbukti tepat, walaupun dianulir 3 suara, tapi PKS tetap unggul dari PDIP sebanyak 6 suara di dapil Bintan 3.

"Dengan adanya putusan  MK RI tersebut, tinggal kita sama-sama mengawal pleno KPUD Kabupaten Bintan dalam menetapkan kursi DPRD Bintan untuk periode 2019 s/d 2024 dari dapil Bintan 3 pada Pemilu Legislatif 2019 yang  salah satunya menjadi milik PKS dengan urutan kursi terakhir di dapil tersebut", tutup kuasa hukum PKS.