Khawatir Pertumpahan Darah Massa AMPMB Minta RDP eks PT.Sungei Pinang Digelar

Admin Kamis, 8 Agustus 2019 20:38 WIB
367x ditampilkan Daerah Headline

PALUTA, -- Aksi unjuk rasa damai mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Pemuda Masyarakat Bersatu menuntut segera diadakan Rapat Dengar Pendapat tentang eks. PT.Sungei Pinang yang terletak di desa siancimun kec. Halongonan timur, kab. Padang lawas utara,

Hal tersebut diklaim masyarakat desa siancimun Rabu (8/8/2019) agar dikembalikan kepada msyarakat desa siancimun. Karena kebun yang ada di sungei pinang tersebut tidak memiliki alas hak yang jelas.

Diketahui bahwa yang ada hanya BAPK (Berita Acara Penyerahan Kebun) dan BAPK tersebut sudah bukan atas nama pengelola yang sekarang, berikut tanah sungei pinang tersebut merupakan tanah ulayat desa siancimun yang dikuasai oleh  KUD Persatuan Petani Kebun Sawit, KUD Koperasi Sawit MandiriI dan lainnya

Dikantor DPRD Paluta pengunjuk rasa disambut PATTIS SIREGAR dan karena dianggap tidak dapat menyanggupi keinginan masyarakat untuk diadakan rapat dengar pendapat (RDP) sehingga massa aliansi membubarkan diri dan melanjutkan orasinya dikantor Bupati dan disambut kabag hukum dan Hailullah Harahap.

Sebelum massa aksi ditemui perwakilan Bupati Padang Lawas Utara massa memaksakan diri masuk ke kantor Bupati yang dihalangi petugas dan setelah masuk ke halaman kantor massa berlari mencari pintu masuk ke kantor Bupati untuk mencari Sekda dan Bupati meski dihalau petugas.

Aksi berlanjut hingga ditemui perwakilan pemerintah Padang Lawas Utara dan bersepakat agar segera mengkonfirmasi dprd paluta agar dilakukan (RDP) rapat dengar pendapat dalam waktu dekat.

Dalam orasinya menyatakan untuk segera mungkin diselesaikan oleh pemerintah daerah karena massa menghawatirkan adanya pertumpahan darah karena setelah adanya aksi beberapa waktu yang lalu pihak KUD merekrut pengamanan dari  desa siancimun sehingga dikhawatirkan ada bentrokan yang tidak diharapkan (Parsatuan Siregar/*)