Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla di Ikuti Personil Manggala Agni

Admin Kamis, 15 Agustus 2019 15:52 WIB
118x ditampilkan Headline Makassar

Makasar - Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi yang menginisiasi Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla yang dihadiri beberapa institusi terkait penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah teritorialnya.

Diketahui pelaksanaan upacara Kamis (15/8/2019) yang di inisiasi Pangdam XIV/ Hasanuddin hadir pasukan garda terdepan Manggala Agni Daops Gowa dengan personil dan peralatan 

Apel gelar pasukan tersebut telah melalui rapat koordinasi Karhutla di Makodam pada 5 Agustus yang lalu dan ditindaklanjuti dengan upacara. Kamis (15/8/2019) dipimpin langsung Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Nurdin Abdullah dengan Komandan Apel Danrem 141/TP Kolonel Inf Suwarno.

Dalam amanatnya Gubernur meminta kepada Tim Satgas Penanganan Karhutla di Sulsel untuk memperketat pengawasan pembukaan lahan yang kini dengan cara berpindah - pindah memungkinkan jadi salah satu pemicu Karhutla

"Di Sulsel masih ada pembukaan lahan berpindah karena itu yang paling murah, cukup dibakar hutan atau lahannya sudah jadi areal perkebunan", ujar mantan Bupati Bantaeng

Sementara itu Pangdam disela-sela gelaran apel Pangdam menerangkan bahwa pihaknya akan secara intens dan terstruktur siap membantu Tim Satgas Karhutla hingga level terendah di lapangan.

"Sinergisitas semua pihak sangat penting agar empat titik api yang terdeteksi di wilayah Sulsel tidak meluas", jelasnya.

Ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat hingga level bawah untuk menguatkan kerjasama dalam penanganan Karhutla kata Pangdam yang juga meminta kepada para pihak untuk segera membuat Prosedur Tetap Pananganan Karhutla selanjutnya menjadi buku saku untuk Tim Satgas.

Sementara itu Kepala Daerah Operasi (Manggala Agni Daops) Gowa mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan Uoacara yang di inisiasi Pangdam XIV/Hasanuddin dengan mengelar bersama intansi terkait.

"hal ini jadi penyemangat buat kami personil Dalkarhutla yang memang sebelumnya telah bersinergi bersama Tni/Polri dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan". Tandas Ishak Andi Kunna Selaku Kepala Daerah Operasi (Kadaops) Gowa.

Lanjut kata dia bahwa saat ini sedang gencar gencarnya melakukan sosialisasi dampak kebakaran hutan sebagi salah satu langkah dan upaya menekan jumlah titik hotspot yang sekaligus telah menyiagakan personil untuk pengendalian dini jika ada kebakaran Hutan dan Lahan. (*)