Dituding Tanpa Bukti Ketua Forum Orang Tua Siswa Polisikan Dua Narasumber

Adhie Sabtu, 17 Agustus 2019 16:15 WIB
167x ditampilkan Makassar

MAKASSAR, -- Dituding sebagai calo PPDB dan melakukan tekanan psikis terhadap sekolah, guru dan kepala sekolah bahkan di tudingan sebagai penyebab keracunan massal di SMA Negeri 17 Makassar. Herman Hafid angkat bicara dan membantah semua tuduhan.

Tudingan yang telah dimuat dalam tulisan berjudul " Berkedok Perjuangkan Siswa Tak Lulus PPDB, Ternyata Herman Hafid Calo" di
pemberitaan online kompasiana.com pertanggal 15 Agustus 2019 dengan penulis Ririn Karina kini telah dalam proses hukum dan terlaporkan pada Polrestabes Makassar. Sabtu (17/8/2019) terkininews.com

Hal tersebut menurut Herman Hafid adalah tuduhan yang sangat merugikan bagi diri dan perusahaan yang telah dia rintis dari awal, sehingga dirinya harus melakukan proses hukum terhadap semua narasumber

Saat konferensi pers yang digelar Herman Hafid selaku Ketua Forum Orang Tua Siswa diketahui telah melaporkan dua orang sebagai narasumber pada pemberitaan  yaitu Hj Andi Bau Wentriani dan Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Adi Suryadi Culla kepada polisi.

"Saya sangat merasa dirugikan atas adanya pemberitaan ini karena telah mencoreng nama baik dan kepercayaan masyarakat atas perusahaaan yang telah saya rintis dari awal" kata dia.

Lanjut kata dia bahwa jika tudingan tersebut tidak dapat dibuktikan. Melalui kuasa hukumnya Herman akan menuntut ganti rugi sebesar Dua Miliar. Kuncinya.

Terpisah saat dikonfirmasi terhadap Hj Andi Bau Wentriani salah satu terduga yang melakukan penyebaran informasi ke media sosial pesan singkat whatsaap dalam pelaporan Herman Hafid di Polrestabes Makassar juga membantah dan tidak tahu menahu terhadap pemberitaan di kompasiana tersebut. (*/)