Paskibraka Sarungan Pada Upacara 17 Agustus Perdana SMP Daarut Tauhiid Batam

Saiful Sabtu, 17 Agustus 2019 17:32 WIB
316x ditampilkan Batam Dpu Dt Batam

BATAM – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Daarut Tauhiid Batam menggelar upacara perdana peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus 2019). Sekolah yang baru saja di buka pada tahun ajaran ini (2019/2020) menggelar Upacaranya di Halaman Sekolah Daarut Tauhiid Batam. Upacara tersebut di hadiri  serta dilaksanakan oleh segenap keluarga besar DT Peduli Batam diantaranya, santriwan-santriwati SMP Daarut Tauhiid beserta jajaran guru, santriwan-santriwati Baitul Qur’an, dan Santri Karya (Karyawan) DT peduli. Meski yang hadir tidak lebih dari 50 orang, tapi hikmat acara cukup terasa di lapangan tanah bauksit tersebut.

Ada yang unik pada pelaksanaan upacara ini, dimana para peserta upacara khususnya para lelaki. Jika biasanya para peserta upacara melengkapi pakaiannya dengan celana berbahan kain yang rapih, pada event perdana ini para peserta upacara justru mengenakan kain sarung sebagai seragam upacara “ini adalah upacara kemerdekaan pertama sekolah ini. Selain karena belum ada seragam sekolah, sarung ini juga upaya sekolah kami menunjukkan identitas kami sebagai santri” ujar Ustad Deden, Kepala SMP Daarut Tauhiid Batam.

Bertindak selaku Pembina upacara saat itu adalah Ustazah Nur Aisyah, Kepala Cabang DT Peduli Batam sekaligus pihak yayasan. “Bung Karno pernah berpesan untuk jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kita juga tidak boleh lupa, bahwa kemerdekaan bangsa ini adalah peran besar para ulama dan santri” demikian kutipan pidato Ustazah Nur Aisyah.

Usai upacara, keluarga besar DT Peduli Batam juga tidak mau ketinggalan menyemarakkan kemerdekaan. Sejumlah perlombaan turut dilaksanakan “perlombaan sudah kita mulai sejak kemarin (16 agustus 2019) seperti lomba pidato, azan, juga hafalan ayat suci Al-Qur’an. Dan pada hari ini kami lanjutkan dengan perlombaan rakyat seperti makan kerupuk, balap karung, juga tarik tambang” kata Ustad Deden.