Robianto Resmi Jabat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar

Adhie Rabu, 4 September 2019 12:56 WIB
61x ditampilkan Makassar

Makassar, -- Sertijab yang di rangkaikan dengan lepas sambut, kepala lapas Kelas I Makassar dari Budi Sarwono, kepada Robianto sebagai Kepala LP Permasyarakatan Kelas I Makassar sukses dan berjalan khidmat yang berlangsung, di Aula LP Permasyarakatan Kelas I Makassar, jalan Sultan Allaudin,

Robianto Rabu (4/09/2019) selaku pejabat Lembaga Pemasyarakatan yang baru banyak memdapatkan ucapan selamat dan salah satunya datang dari Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

"Saya ucapkan selamat datang pak dan menduduki jabatan kepala lapas l Makassar yang baru. Tetap pertahankan kerjasama yang telah terbina", kata Iqbal Suhaeb, usai menghadiri serah terima jabatan,

Sementara Budi Sarwono yang menjabat Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengatasan Anak dan Balai Masyarakat dan Lembaga Pendidikan Khusus Anak, yang membawahi seluruh Indonesia yang juga mantan kalapas, kelas l Makassar, menyebut, kalapas baru adalah orang yang baik.

Ia mengatakan, Robianto sendiri adalah Kabid pelayanan tahanan perawatan kesehatan rehabilitasi dan perawatan baran basan keamanan, untuk wilayah Sulawesi Selatan, kementerian hukum dan HAM (Kemekumham).

"Saya rasa Robianto adalah orang yang baik dan tidak ada masalah terlebih lagi Robianto dipilih, melalui SK dari Kemenkumham", tutup Budi Sarwono, sebelum meninggalkan lapas.

Agenda tersebut berjalan meriah, dan suka cita dengan di iring hiburan, seperti tarian dan nyanyian yang tampak riang, menyambut, kalapas Baru, serta syukuran terhadap Budi Sarwono yang mendapatkan kenaikan jabatan..

Hingga pada akhir acara saat prosesi salam-salaman yang dilakukan, oleh seluruh pegawai lapas. Terdapat pemandangan begitu mengharukan, hampir seluruh staf menitikan air mata.

Dari suasana suka cita, berubah menjadi haru, Budi Sarwono bersama istri di berondong pelukan perpisahan, bahkan ada beberapa tak ingin melepasnya. Hal itu, wajar, mengingat sosoknya begitu ramah, dan baik hati, sehingga membuat orang terkesan.

Bahkan bergantian meminta foto bersama, dengan Budi Sarwono, hanya agar untuk memiliki kengan bersamanya. Dia memang sering mengatakan, dimanapun, dirinya berada akan tetap mengingat stafnya.

"Saya tak pernah membedakan bagi saya semuanya sama, kita bersaudara, jadi silaturahmi tidak boleh putus", tuturnya.

Tak hanya pegawai lapas yang merasa kehilangan, seorang penyayang, lembut, namun tetap tegas. Warga binaanpun merasakannya, ini dibutikan, ketika Budi Sarwono melangkahkan kaki keluar dari aula.

Beberapa warga binaan baik tua dan muda bejejer rapi didepan aula