Wagub Sulsel Meninjau Langsung Kebakaran Sampah TPA Tamangapa Antang

Codeth Senin, 16 September 2019 19:34 WIB
144x ditampilkan Makassar

Makassar, — Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang merupakan pusat pembuangan sampah yang akhir di Wilayah Kota Makassar dengan luas 16,8 Hektar.

15 September 2019 Minggu kemarin, pada pukul 11.30 Wita, terjadi kebakaran di TPA Tamangapa, yang akhirnya, kebakaran tersebut meluas pada pukul 13.30 Wita yang mengakibatkan kabut asap tebal sampai di wilayah pemukiman warga.

Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung TPA Tamangapa untuk melihat kondisi dilapangan dan berbicara langsung bersama pemangkuh kebijakan dan masyarakat.

"Dengan mengunjungi langsung TPA, saya bisa melihat kondisi dilapangan atas masalah yang ada. Memantau safety untuk warga sekitar karena asap. Alhamdulullah sudah dibagikan masker dan juga tim medis, pemadam sudah standby untuk pendinginan titik api. TPA ini butuh solusi yang permanen. Kita dorong kota untuk bersinergi bersama pemprov agar terdapat solusi permanen teknologi penanganan sampah yang ramah terhadap lingkungan," ungkap Andi Sudirman Sulaiman saat di wawancarai di TPA Tamangapa Antang, Senin (16/9).

Lokasi TPA dulu merupakan lembah. Untuk itu Wagub Sulsel mengarahkan agar tanah dan sampah dapat di screening, sehingga sampah dapat di pisahkan. Sekitar 800 Ton sampai yang masuk setiap harinya.

"5 SD, 3 TK, 1 SMA, 1 SMP,  dan 1 panti asuhan yang merasakan dampak dari asap, tim gerak cepat sudah dibuat untuk menangani dampak cepat akibat asap, terdapat 3 SD yang hari ini dijadwalkan sekolah sampai siang karena dekat dari lokasi TPA dan merasakan dampak asap yang hebat," sambungnya. 

Olehnya itu Andi Sudirman Sulaiman menyarankan kepada Pustu dan pengelola TPA agar pertegas larangan merokok di area TPA, pengalaman dengan apa yang terjadi saat ini, kebakaran, rokok bisa jadi penyebab kebakaran. Sehingga, bekerja jangan merokok.

"Juga masker, diharapkan jangan masuk ke area TPA tanpa menggunakan masker, safety dalam bekerja sangat dibutuhkan. mungkin setahun ini sosialisasi dulu. Kaos tangan dan sepatu juga contohnya, harus dijadikan pola kebiasaan bagi pekerja dan terutama untuk kesehatan masyarakat yang bekerja di wilayah TPA Tamangapa," tambahnya. 

Butuh sinergitas antar semua elemen untuk solusi yang diharapkan oleh masyarakat. Semuanya harus bekerja dari lapisan bawah sampai lapisan atas. 

Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel juga mendengar aspirasi masyarakat Manggala, dimana, mereka berharap agar penampungan bisa dikelola dengan baik. Salah satunya adalah Normalisasi kanal. (*)