Realisasi Dana Desa Minim Hambat Pembangunan Desa

Admin Jumat, 8 November 2019 10:33 WIB
57x ditampilkan Jakarta

JAKARTA - Upaya pembangunan melalui desa sebagai elemen yang langsung menyentuh masyarakat di bawah, saat ini menjadi bahan perbincangan publik karena adanya isu desa fiktif.

Namun, selain isu desa fiktif yang banyak menjadi perbincangan, PKS juga menyoroti rendahnya realisasi Dana Desa tahun 2019 yang dapat berakibat pada terhambatnya pembangunan desa itu sendiri.

Politisi PKS dari Komisi V DPR RI, Suryadi Jaya Purnama, yang menjadi mitra dari beberapa Kementerian terkait, memberikan beberapa catatan terhadap hal tersebut.

"Sejak bulan Januari-September 2019, realisasi Dana Desa baru mencapai Rp. 44 triliun atau 62,9% dari target yang sebesar Rp 70 triliun. Capaian ini merupakan yang terendah sejak tahun 2015", ungkap Suryadi.

Padahal menurutnya, pada periode yang sama tahun 2018, penyerapan Dana Desa mampu mencapai 63,2% dari target. Begitu juga dengan periode yang sama tahun 2017, penyerapannya mencapai 66,1% dari target. Di periode Januari-September 2016 dan 2015, penyerapan Dana Desa masing-masing mencapai 78,2 % dan 80% dari target APBN.

"Oleh karena itu, kami, Fraksi PKS mendorong Pemerintah untuk segera merealisasikan Dana Desa seoptimal mungkin, dengan tetap mengikuti tahapan yang telah ditentukan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 193 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Dana Desa.", kata Suryadi.

Namun beliau juga mengapresiasi Kemendes PDTT  yang menurunkan Tim Percepatan Pencairan Dana Desa yang yang disebar ke 220 kabupaten/kota di 26 provinsi untuk membantu mengidentifikasi masalah tersebut.

"Semoga langkah-langkah yang dilakukan bisa membuat tercapainya target pencairan Dana Desa", ungkapnya.