PAN Riau Optimis Menang di Pilkada 2020

Admin Senin, 2 Desember 2019 19:42 WIB
51x ditampilkan Headline Pekanbaru

PEKANBARU- Jelang Pilkada 2020, DPW PAN Riau sudah membentuk Tim Pilkada Provinsi Riau /Tim 9 (T9). Tim ini akan melakukan koordinasi dengan DPD di 9 Kabupaten/kota di Riau yang akan melaksanakan pilkada pada 2020 nanti.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Bidang POK DPW PAN Riau, Mustafa Kamal. Menurutnya, sejauh ini sudah ada 3 kabupaten/kota yang melakukan penjaringan.

"Kabupaten Dumai dan Bengkalis, disusul Rokan Hulu. 6 kabupaten/kota lain belum melakukan penjaringan udah disepakati semua daerah akan membuka penjaringan. Kabupaten/kota yang belum membuka penjaringan diberi waktu mulai 10-25 Desember 2019," terang Mustafa Kamal yang juga Ketua Tim Pilkada 2020 DPW PAN Riau.

Menurutnya, semua calon yang masuk akan dilakukan verifikasi. Verifikasi akan dilaksanakan pada pekan pertama Januari 2020 akan dilakukan survey nasional terhadap calon yang lolos penjaringan.

"Survey akan dilakukan PolMark. Setelah selesai, akan diajukan ke pusat," terangnya.

PAN Riau menurut Mustafa Kamal optimis 9 kabupaten akan dimenangkan PAN. Apalagi salah satu kabupaten ada incumben, yaitu di Siak, Alfedri.

Sementara itu, Wakil Katua DPW PAN Riau bidang Pengkaderan, Matius Busty menambahkan bahwa di pilkada 2020, PAN memiliki potensi di hampir semua daerah yang akan melaksanakan pilkada pada 2020 mendatang.

Potensi yang dimiliki PAN Riau seperti di Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki 5 kursi di DPRD. Ketua DPRD Meranti memiliki peluang menang yang cukup besar. Kemudian di Rohul memiliki 6 kursi di DPRD. di Rohul memiliki peluang dengan peningkatan jumlah kursi. Dari 4 menjadi 6," terangnya.

Di Kuansing, tambahnya, juga terjadi peningkatan jumlah kursi. Dari 2 kursi menjadi 4 kursi. Di Bengkalis ada 6 kursi, potensinya cukup besar. Baik untuk wakil maupun Bupati.

"PAN juga akan melakukan koalisi koalisi dengan partai lain yang juga memiliki potensi," terangnya.

Wakil Ketua Infokom, Makmur Kasim mengatakan bahwa kader yang memiliki potensi dan keinginan untuk maju ke Pilkada di Riau akan didukung penuh oleh PAN.

Untuk mengantisipasi jalur informal, tambah Makmur Kasim, sudah dibuat komitment antara DPD, DPW dan DPP PAN. Jadi ke depan, tidak ada by pass kecuali sudah ada kesepakatan dengan DPD, DPW dan DPP.*(H-we/riauterkini)