Plt Gubernur Kepri Isdianto Terima Penghargaan Revolusi Mental

Admin Senin, 23 Desember 2019 09:51 WIB
115x ditampilkan Headline Jakarta Kepri Terkini

JAKARTA – Plt Gubernur Kepri H Isdianto menerima Anugerah Revolusi Mental 2019 dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Kategori untuk Kepri ialah Gerakan Indonesia Bersatu.

Anugerah yang diserahkan di Jakarta, Sabtu (21/11/2019) juga menempatkan Yogyakarta, Sulawesi Utara, Papua Barat, Bali dan Kalimantan Utara sebagai nomine. Setelah melalui penilaian Dewan Juri, kategori ini dimenangkan Kepri.

“Masyarakat Kepri memang berkomitmen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Alhamdulillah komitmen dan aksi nyata kita bersatu mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Ini semua dari masyarakat dan untuk masyarakat Kepri,” kata Isdianto usai menerima Anugerah Revolusi Mental 2019 di Balroom BPPT, Jakarta.

Ajakan kebersamaan ini yang membuat masyarakat terus bersatu dalam keberagaman di Kepri. Isdianto pun sering menyenandungkan silaturahmi yang terus diperkuat. Sehingga saling akrab satu dan lainnya.

“Apalagi silaturahmi dari hati, bukan sekadar ucapan tanpa aksi nyata,” kata Isdianto.

Konsep bersatu pun selalu diilustrasikan Isdianto dengan sapu lidi. Jika seribu batang lidi diikat dalam kesatuan, kata Isdianto, dia akan menjadi kuat dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan.

“Makanya saya selalu ajak semua untuk bersatu dan bersatu. Semuanya untuk kemajuan negeri ini,” kata Isdianto.

Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy mengatakan pemberian anugerah ini melalui diskusi yang panjang dan melibatkan sejumlah juri. Juri-juri tersebut terdiri atas pakar, pihak Kemenko PMK, hingga Badan Pusat Statistik atau BPS. Instrumen penilaian antara lain tindakan fundamental yang telah dilakukan, perubahan dan dampak positif terhadap masyarakat, dan pengatur ruang-ruang keadilan sosial terhadap masyarakat sekitar. (suarasiber)

Ketua Dewan Juri Anugerah Revolusi Mental 2019 Mohamad Sobary mengatakan, penganugerahan tersebut diberikan untuk menunjukkan bahwa ada lembaga-lembaga yang bekerja dengan baik serta berpengaruh luas terhadap masyarakat. Pihaknya berdiskusi, melakukan wawancara, untuk memperoleh secara mendalam informasi mengenai detail-detail persoalan yang mereka kerjakan, yang membuat kami yakin bahwa mereka layak dapat anugerah.