Seolah PGRI Pertahankan Honorer IGI : Itu Melemahkan Perjuangan Status Guru

Admin Jumat, 24 Januari 2020 09:28 WIB
159x ditampilkan Headline Jakarta Pendidikan

JAKARTA, -- Terkait kebijakan pemerintah yang telah sepakat bersama DPR untuk hanya mengenal PNS dan PPPK di lingkungan pendidikan seolah dIlemahkan oleh PGRI  dengan berasumsi bahwa tanpa honorer sekolah akan lumpuh yang diterbitkan pada salah satu media daring.

Hal tersebut kemudian membuat (IGI) Ikatan Guru Indonesia menggerutu karena menurutnya tulisan itu dapat melemahkan perjuangan dimana DPR telah bersepakat. Jelas Ketua Umum PP IGI kepada terkininews.com

"Jelas-jelas kita telah menekan segala penjuru agar sistem honorer dapat dihapuskan karena sistem itu adalah bentuk penghinaan terhadap profesi guru" tegas Muhammad Ramli Rahim

Melalui tagline pihak IGI pun menghimbau "Ayo donk, sama-sama kita tekan kemdikbud dan pemda agar menjalankan kesepakatan DPR RI dan Pemerintah Pusat"

Kita harus menjadikan guru bermartabat dengan status kepegawaian yang jelas.

Jika sistem honorer dipertahankan, sampai kapan guru berada dalam kehinaan?

Apakah perlu 1000 tahun lagi secara bertahap?? Tagline IGI pertahan kan status guru.

Diketahui Komisi II DPR RI bersama Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah sepakat untuk memastikan tidak ada lagi status pegawai yang bekerja di instansi pemerintah selain PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dikutip dalam kesimpulan rapat yang diadakan di ruang rapat Komisi II, gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1)

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arif Wibowo juga menegaskan bahwa Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya mengenal dua jenis status kepegawaian secara nasional, yaitu PNS dan PPPK. Meskipun pelaksanaannya bertahap, namun harus dipastikan tidak ada lagi status pegawai di luar dari yang telah diatur oleh undang-undang. (*/)