Petugas Gabungan Terus Cari Korban Speedboad Bawa TKI yang Tenggelam

Admin Sabtu, 25 Januari 2020 17:08 WIB
91x ditampilkan Daerah Headline

BENGKALIS- Petugas gabungan hingga hari ini masih melakukan upaya pencarian korban hilang, setelah speedboat tanpa nama yang mengangkut puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal tenggelam, Selasa (21/1/20) lalu. Saat ini pencarian sudah bergeser dari sekitar lokasi tenggelamnya kapal atau sekitar 13 mil. 

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto menyebutkan, bahwa pencarian korbanspeedboat tenggelam hingga Sabtu (25/1/20) ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB pagi, mengerahkan kapal yang sama seperti hari sebelumnya yakni dari armada kapal Satpolair Polres Bengkalis, Basarnas dan TNI AL. 

Sementara itu, salah satu korban yang ditemukan tewas pada Kamis (23/1/20) siang lalu, terindentifikasi bernama Azizah jenis kelamin perempuan, asal Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara. 

"Ya, untuk jenazah yang ditemukan Kamis kemarin sudah berhasil diidentifikasi, dan pada hari ini pihak keluarganya sudah tiba di Dumai dan akan membawanya pulang," ungkap AKBP Sigit, Sabtu (25/1/20). 

Insiden tenggelamnya kapal angkut TKI secara ilegal itu, Satpolair Polres Bengkalis telah mengamankan dua orang warga Kecamatan Rupat Utara karena diduga sebagai penampung atau pengumpul TKI. 

"Kedua orang ini adalah pelaku yang bertugas sebagai pengumpul TKI yang akan di berangkatkan. R alias Revo (52) warga Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat Utara dan seorang wanita berinisial M alias Linda (39) warga Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis," katanya lagi. 

Selain dua tersangka ini, polisi juga masih mendalami keberadaan tekong yang membawaspeedboat itu. 

"Petugas juga memproses untuk mendeportasi satu orang warga Bangladesh untuk dipulangkan ke negara asalnya," kata Kapolres didampingi Kasat Polair AKP Rahmad Hidayat.***(dik/riauterkini)