Proyek PAM Terkesan Amburadul
LINGGA -Proyek pembangunan sarana air bersih senilai Rp 5 miliar Di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga terkesan asal jadi padahal proyek tersebut di buat dengan menggunakan uang rakyat.
LINGGA -Proyek pembangunan sarana air bersih senilai Rp 5 miliar Di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga terkesan asal jadi padahal proyek tersebut di buat dengan menggunakan uang rakyat.
Dalam hal ini kontraktor pelaksana dan Dinas Pekekerjaan Umum Kabupaten Lingga terkesan mengabaikan aturan sehingga membuat erosi di sekitar lokasi bak penampungan air tersebut.
Selain erosi yang terjadi di sekitar lokasi bak, jaringan pipa induk yang bersumber dari air bersih di Gunung Muncung itu juga dibangun asal jadi, karena Pipa yang melewati sungai tersebut tidak disanggah dengan beton atau besi dan hanya menggunakan kayu seadanya.
Pembangunan Bak yang dilakukan Pihak Kontraktor dan Dinas PU lingga berbanding terbalik dengan apa yang telah dibuat oleh PT. Timah 40 tahun yang lalu hingga kini masih berdiri kokoh.
Yang lebih ironi lagi , jaringan penyanggah pipa eks PT Timah, di Gunung Muncung tersebut , sengaja digeser kontraktor air bersih DPU Lingga, Akibatnya, instalasi pipa PDAM eks PT Tambang Timah menggantung tanpa penyanggah. Sementara, instalasi pipa yang dibangun DPU Lingga berada di atas besi penyanggah yang dibangun PT Tambang Timah.
Hal ini terjadi akibat lemahnya pengawasan Dinas PU Lingga terkait pembangunan sarana air bersih akibatnya saat musim hujan atau saat kemarau tiba air menjadi keruh dan tidak bisa dikonsumsi oleh masyarakat singkep dan sekitarnya.***

