Bisnis Properti Tak Ada Matinya
TANJUNGPINANG -Seminar cara mudah jadi pengusaha komunitas otak kanan (KOK) Tanjungpinang pada Sabtu (16/1) di Hotel Laguna berlangsung sukses. Seratus peserta lebih memadati ruangan mendengarkan ceramah wirausaha oleh Herry Putra, SB, SE sebagai k
TANJUNGPINANG -Seminar cara mudah jadi pengusaha komunitas otak kanan (KOK) Tanjungpinang pada Sabtu (16/1) di Hotel Laguna berlangsung sukses. Seratus peserta lebih memadati ruangan mendengarkan ceramah wirausaha oleh Herry Putra, SB, SE sebagai kepala sekolah EXPERT (entreuprenuer express training) dan pengusaha properti dari Bali, DR. Putu Sanjaya, SE, MM.
Kepada peserta Herry Putra menyebutkan banyak usaha yang bisa dilakukan dengan modal kecil dan tanpa modal. "Dalam bisnis itu ada istilah reseller atau menjual konsep kepada orang-orang yang memiliki investasi untuk memberikan modal kepada kita, jadi jangan pikir modal dulu, pikirlah ide dan bagaimana kemudian menjual ide usaha itu," kata Herry Putra.
Sementara itu, Putu Sanjaya, pengusaha properti dari Bali dan pemilik PPS (Properti Prima Sejahtera) mengaku bahwa untuk memiliki rumah tidak perlu uang yang besar yang penting keinginan.
"Kalau kita sudah memiliki keinginan kita justru bisa menjadi orang-orang yang dahsyat dan sebenarnya tidak memerlukan modal yang besar dan banyaklah banyak strategi yang bisa kita siasati salah satunya dengan membuka jaringan kawan-kawan dan kerjasama dengan bank," kata Sanjaya.
Ketua pelaksana kegiatan, R. Dachroni mengungkapkan seminar wirausaha ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan jiwa wirausaha di Tanjungpinang dan para peserta akan kami arahkan ke sekolah wirausaha yang telah kami bangun yaitu EXPERT pendaftaran ditutup hingga 30 Januari 2010.
"Kita akan membuka EXPERT pada 8 Februari dan mendatangkan pembicara-pembicara sukses, memang praktisi bisnis seperti Pak Rida K. Liamsi direktur media massa ternama di Batam, Basrizal Kotto, Jaya Setya Budi dan pengusaha-pengusaha lokal di Tanjungpinang akan kita undang untuk menyampaikan kuliah selama dua minggu nonstop, formulir juga bisa diambil di kedai makan Cik Risa jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang dengan biaya formulir Rp 50 ribu," tutup Donny sapaan akrab aktivis komunitas otak kanan ini.

