Masa Demo DPRD Lingga Saat Penyampaian Visi Misi Cabup-Cawabup
LINGGA - Masa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga, tadi siang Senin(10/05/2010) berdemo dikantor DPRD Lingga setelah sesaat cabup-cawabup Lingga menyampaikan visi misinya dihadapan anggota DPRD dan pejabat daerah ka
LINGGA - Masa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga, tadi siang Senin(10/05/2010) berdemo dikantor DPRD Lingga setelah sesaat cabup-cawabup Lingga menyampaikan visi misinya dihadapan anggota DPRD dan pejabat daerah kabupaten Lingga.
Aksi demo yang dikomandoi oleh tokoh berpengaruh Lingga Idrus atau lebih dikenal Pokteh Idrus meminta dengan segera anggota DPRD bersama aparat penegak hukum memproses surat keputusan bupati Lingga dan surat dari ketua DPRD Lingga yang telah mengesahkan pengeluaran bijih besi oleh PT.Bina Perkasa yang tidak memiliki izin tambang ternyata membawa hasil tambang berupa bijih besi untuk dijual ke luar negeri.
Massa yang berdemo berasal dari Senayang, desa Linau Lingga Utara dan juga dari kecamatan Lingga sendiri. Idrus menyatakan kalau seandainya Lingga masih terus menjadikan masalah tambang sebagai kantong untuk masuk ke kocek sendiri maka kabupaten kita Lingga ini akan hancur tidak lama lagi, pekiknya dengan pengeras suara dihadapan sekitar 100an orang yang hadir disitu.
Sementara itu masyarakat Desa Linau mempertanyakan sertifikat milik masyarakat yang sampai sekarang masih hilang tidak tau kemana perginya, apa sudah dijual atau dikemanakan sama pihak yang berkepentingan.
Masa juga menuntut ketua DPRD Lingga H.Kamarudin Ali,SH untuk hadir demi mempertanggungjawabkan surat yang telah dikeluarkannya. Meskipun masa telah berkumpul tetapi ketua DPRD memang berhalangan hadir, ini juga berlangsung ketika rapat istemewa DPRD Lingga yang tidak dihadiri ketua DPRD. Masa yang telah menyampaikan orasinya disabut oleh beberapa anggota DPRD Lingga dan mengajak masuk ke ruang sidang perwakilan para pendemo untuk menyampaikannya kepada anggota DPRD.
Setelah beberapa saat berdialog menyampaikan permasalahannya kepada anggota DPRD, para pendemo dan anggota DPRD sepakat membuat panitia khusus untuk mengungkap masalah yang telah terjadi pada desa Temiang Kecamatan Senayang terhadap PT. Bina Perkasa yang telah menyalahi izin yang diberikan kepadanya, ungkap Idrus kepada wartawan. ***

