J2SK Pertanyakan Dana Panwas Kada
TANJUNGPINANG -Presidium Jaringan Jurnalis Sekolah dan Kampus (J2SK) Raja Dachroni meminta kepada anggota DPRD dan Pemprop Kepri untuk mempertimbangkan ulang dana Panwas Kada yang dianggarkan lebih dari 20 Milyar.
TANJUNGPINANG -Presidium Jaringan Jurnalis Sekolah dan Kampus (J2SK) Raja Dachroni meminta kepada anggota DPRD dan Pemprop Kepri untuk mempertimbangkan ulang dana Panwas Kada yang dianggarkan lebih dari 20 Milyar. Hal ini mengingat kinerja Panwas Kada yang dirasakan belum optimal.
Menurut Dachroni yang juga mantan Ketua BEM STISIPOL Raja Haji ini, jika Panwas Kada bekerja dari awal tahapan mungkin dana sebesar itu cukup rasional karena memang di wilayah struktur geografis seperti Kepulauan Riau memang membutuhkan dana operasional yang besar.
"Akan tetapi, kita melihat Panwas Kada belum maksimal bekerja, terbukti cukup banyak indikasi pelanggaran yang belum diawasi oleh Panwas Kada yang belum ditindaklanjuti secara administratif. Namun, bukan berarti kita menolak pemerintah daerah untuk memberikan dana kepada Panwas Kada, tapi dana tersebut juga harus rasional berbasis kinerja Panwas Kada selama ini," kata Dachroni.
Ditambahkan, dirinya memaklumi kondisi Panwas Kada saat ini yang terganjal masalah dana, tetapi kalau bisa Panwas Kada bisa menjelaskan kepada masyarakat dana tersebut dipergunakan untuk apa saja karena pada hakikatnya yang digunakan adalah uang rakyat.
"Kita juga kecewa dengan sikap DPRD Kepri yang terburu-buru merekomendasikan anggaran Panwas Kada, sekarang kita hanya bisa meminta kepada Pemprop Kepulauan Riau mengeluarkan anggaran sesuai dengan tahapan Pemilukada yang ada tidak diberikan dari awal karena kita belum melihat kinerja Panwas Kada," tegas Dachroni.

