M. Arif: Minta Pemilu Kada Dikaji Ulang
TANJUNGPINANG -Anggota DPRD Tanjungpinang, M. Arif kepada terkininews.com mengatakan Pemilu Kada yang rentan menimbulkan konflik antar pedukung dan biaya demokrasi yang mahal membuat dirinya sepakat untuk meniadakan Pemilu Kada secara langsung oleh
TANJUNGPINANG -Anggota DPRD Tanjungpinang, M. Arif kepada terkininews.com mengatakan Pemilu Kada yang rentan menimbulkan konflik antar pedukung dan biaya demokrasi yang mahal membuat dirinya sepakat untuk meniadakan Pemilu Kada secara langsung oleh masyarakat.
Demikian ungkapnya beberapa waktu yang lalu kepada wartawan. Menurutnya, Pemilu Kada telah memicu konflik horizontal, sehingga membuat dirinya sepakat dengan wacana yang diusung Mendagri, Gamawan Fauzi untuk mengembalikan Pemilu Kada seperti semula yaitu pemilihan di DPRD.
Namun, dirinya juga menyadari akan riskannya terjadi politik dagang sapi di DPRD nanti jika sistemnya di kembalikan. "Dengan fenomena politik yang ada seperti konflik horizontal antar pendukung dan tingkat partisipasi publik yang rendah serta menggunakan anggaran rakyat yang relatif besar," kata M. Arif.
Kendati demikian, dia menawarkan konsep yang transparan ketika sistem Pemilu Kada itu diberikan kembali wewenangnya kepada pihak DPRD. "Saya setujunya Pemilu Kada ditinjau kembali dan dikembalikan ke DPRD untuk memilih kepala daerah," kata M. Arif.

