Pemerintah Siapkan Rp2,6 T untuk Rumah Rakyat

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 21 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 865 kali ditampilkan

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) memutuskan akan mulai menerapkan skim baru pembiayaan kredit Rumah Sederhana Sehat (RSH) melalui Fasilitas Likuiditas (FL) mulai Kamis, 22 Juli 2010.
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) memutuskan akan mulai menerapkan skim baru pembiayaan kredit Rumah Sederhana Sehat (RSH) melalui Fasilitas Likuiditas (FL) mulai Kamis, 22 Juli 2010.

Dana sebesar Rp 2,6 triliun siap digelontorkan sebagai FL melalui Badan Layanan Umum (BLU) dengan menggandeng PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai mitra perbankan untuk tahap pertama.

"Nantinya kami juga akan libatkan perbankan lainnya. Tapi untuk tahap pertama, per Kamis kita menggandeng BTN lebih dulu. Ini sekaligus memberi kepastian kepada pengembang di lapangan agar segera menyesuaikan," ujar Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Suharso Monoarfa di Surabaya.

Seperti yang dilansir dari Surabaya Post, Rabu 21 Juli 2010, menurut Suharso, skim baru ini untuk menggantikan skim lama pembiayaan RSH yang menggunakan sistem subsidi bunga dan uang muka.

Dengan demikian diharapkan, adanya perubahan skim tersebut, Suharso berharap suku bunga yang diberlakukan perbankan terhadap kredit RSH bisa ditekan semaksimal mungkin.

"Kan dana modalnya sudah ada dari pemerintah, jadi tingkat risikonya kecil. Artinya suku bunga bisa ditekan. Idealnya maksimal hanya 1,5% dari SBI, atau sekitar 8%. Kalau bisa malah di bawahnya," ujarnya.

Dalam jangka panjang, ungkap Suharso, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 21 triliun yang akan digunakan untuk dana FL dalam lima tahun ke depan. Untuk tahun 2011 saja, dana FL yang disiapkan sebesar Rp 3,5 triliun.

*VivaNews.com