Mahasiswa Enggan Sikapi Ijazah Aspal

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 23 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 807 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG -Kendati titik terang masalah ijazah Aspal di UMRAH mulai terungkap, tetapi nyaris hingga saat ini belum ada gerakan mahasiswa yang menyikapi adanya mafia pendidikan. Kalau pun ada jumlahnya relatif tidak banyak.
TANJUNGPINANG -Kendati titik terang masalah ijazah Aspal di UMRAH mulai terungkap, tetapi nyaris hingga saat ini belum ada gerakan mahasiswa yang menyikapi adanya mafia pendidikan. Kalau pun ada jumlahnya relatif tidak banyak.

Menurut salah seorang mahasiswa di fakultas ekonomi UMRAH mengungkapkan kekesalannya dengan terjadinya peristiwa ijazah palsu jurusan IAN Fisip Umrah. Dia menganggap gara-gara peristiwa di Fisip Umrah telah merusak citra fakultas lainnya.

"Ya gara-gara satu jurusan di fakultas sospol kita juga ikut-ikutan terimbas, kesal juga rasanya. Namun, ketika saya mengajak kawan-kawan untuk menyikapi persoalan ini kebanyakan kawan-kawan takut dan enggan bersikap dan saya nggak mungkin sendiri kan," ungkap mahasiswa yang enggan namanya disebutkan.

Kendati demikian, tetap ada segelintir mahasiswa yang masih peduli dan rencananya pagi ini mereka akan melakukan aksi demontrasi, mereka menamakan gerakan mahasiswa Kepri (Geram) Kepri sebagai wujud keprihatinan terhadap pendidikan tinggi di UMRAH.

"Kendati cuman 20 orang kami tetap bergerak menyikapi persoalan ini," tulis Basyarudin Idris koordinator Geram melalui pesan singkatnya kepada wartawan terkininews.com.