Turki Naikkan Investasi Jadi US$ 10 Miliar di RI

Diterbitkan oleh Redaksi pada Rabu, 28 Juli 2010 00:00 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 926 kali ditampilkan

Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Turki sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan dan investasinya. Salah satunya adalah meningkatkan target investasi dari US$ 2 miliar menjadi US$ 10 miliar.
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Turki sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan dan investasinya. Salah satunya adalah meningkatkan target investasi dari US$ 2 miliar menjadi US$ 10 miliar.

"Kunjungan Turki kali ini untuk follow up kunjungan Presiden sebelumnya. Kita sepakat akan meningkatkan kerja sama sampai dengan US$ 5 miliar, sekarang US$ 2 miliar," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Hatta menyatakan Presiden Turki juga sangat optimistis target investasi US$ 10 miliar akan tercapai dalam kurun waktu 2014-2015.

Dalam kunjungan kali ini, kata Hatta, hadir juga para pengusaha dari Turki yang siap untuk menindaklanjuti kesepakatan pimpinan kedua negara. Di antara pengusaha yang hadir bergerak di sektor pangan. Sekitar 800 perusahaan Turki dan dihadiri 22 pengusaha Indonesia. Terdapat 7 penandatangan MoU/LoI antara perusahaan Indonesia dengan perusahaan Turki.

"Ada 7 perusahaan yang ikut dan berminat untuk bekerja sama dengan Indonesia," jelasnya.

Adapun perusahaan yang telah mengaku siap untuk bekerjasama dengan pengusaha Indonesia antara lain, Cengiz Holding Co, perusahaan yang setuju bekerja sama dalam bidang Energi Geotermal, konstruksi, pertambangan, dan metalurgi.

The Ulusoy Un Sanayi ve Ticaret A.S dan Ulasgida Co yang bersedia untuk bekerja sama membangun pabrik tepung dan terigu. Ajans Press bekerjasama dalam pembentukan joint venture untuk penanaman modal asing di Indonesia. Tav Havalimanlari Holding A.S kerjasama dalam bidang desain, konstruksi, dan pengoerasian airport di Indonesia.

*www.detiknews.com