ICMI Sadarkan Masyarakat Lewat Seminar Menangkal Pengaruh ISIS

Diterbitkan oleh Dachroni pada Senin, 20 Oktober 2014 13:41 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 1.205 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Upaya penyadaran akan bahaya dari kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Sham) terus dibangun. Karena itu, hari ini Senin 20 Oktober 2014 dilaksanakan seminar di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang oleh ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia).

 

Seminar sehari ini diberi tema "Upaya Menangkal Pengaruh ISIS di Kota Tanjungpinang" dan dibuka oleh Sekda Kota Tanjungpinang. Diantara yang hadir diantaranya Ketua ICMI Orda Tanjungpinang Drs. Juramadi Esram, SH.MH.MT, Ketua pelaksana William H.SH.MH, Muzahar, MSi., Ketua HTI Tanjungpinang, Drs. Marwin Jamal (Ka. Kanwil Kementrian Agama Kepri), Dr. Oksep Adhayanto (Akademisi Umrah) dan Drs. Dimyat, Kesbangpol Tanjungpinang (Bid. Wawasan Kebangsaan).


Drs. Marwin Jamal menyampaikan bahwa "Islam masuk dengan damai, karena merupakan agama Rahmatan lil'alamin dan menyararankan dan mengajak seluruh ormas islam untuk dapat menjelaskan makna jihad yang sessungguhnya dalam islam, islam sebagai Rahmatan lil'alamin, serta menangkal dan mengatasi tumbuh kembangnya aliran sempalan, sesat dan paham radikalisme."


Menurut Dr. Oksep Adhayanto, "Indonesia dibangun berdasarkan pancasila, konsep islam menjadi perdebatan dalam pembahasan perumusan pancasila. Menangkal ISIS kembali pada cita rasa orang Indonesia yakni Pancasila. Cara menangkal ISIS dengan menguatkan rasa nasionalisme Indonesia-Pancasila."


ISIS dalam bertindak dinilai "Ghulu=berlebihan" oleh Muzahar, MSi. Ketua HTI Tanjungpinang. Beliau juga menuturkan bahwa "khilafah yang dimaksud bukan berada disebuah negara saja, dan semestinya khilafah mampu mengontrol keamanan wilayah, menerapkan sistem islam secara menyeluruh. Jadi issue ISIS indikasi dimunculkn oleh musuh islam untk memunculkn kesan buruk dan menakutkan terhdp sejumlah ajaran kunci dlm islam. Metode perjuangan ISIS menggunakan kekerasan, tidak sesuai dengan metode Rasulullah."


"Sedangkan Upaya kesbangpol dalam menangkal ISIS yakni dengan berdialog dengan para organisasi lintas agama." jelas Drs. Dimyat.