Hari Ini Masyarakat Tanjungpinang Kembali Geruduk Kantor PLN
TANJUNGPINANG - Pemadaman listrik bergilir di Tanjungpinang - Bintan dan sekitarnya terus menuai kecaman. Kesal dengan kondisi itu, seratusan warga Bintan dan Kota Tanjungpinang menggeruduk kantor PLN Area Kepri di Jalan Bakar Batu, Selasa. Dan hari ini Rabu masyarakat Tanjungpinang dan Bintan akan kembali geruduk kantor PLN.
Dalam aksinya, para pengunjuk rasa mengatasnamakan masyarakat Peduli PLN ini membawa spanduk yang intinya menuntut PLN memberi pelayanan yang baik. "PLN harus melaksanakan UU No 30/2009 tentang Ketenagalistrikan yang isinya PLN wajib menyediakan pembangkit listrik sesuai mutu dan keadaan baik, karena konsumen listrik berhak mendapatkan tenaga listrik dengan harga wajar," kata Cori, koordinator aksi.
Para pengunjuk rasa juga menyatakan turut berduka cita dengan adanya barang elektronik yang rusak, anak-anak tidak bisa belajar malam dan korban keracunan asap genset. Itu secara tidak langsung merupakan dampak dari pemadaman listrik di Tanjungpinang dan Bintan.
Mereka juga menyatakan prihatin atas terganggunya aktivitas belajar-mengajar siswa dan keamanan Kota Tanjungpinang akibat pemadaman listrik. Selain itu, roda perekonomian dan industri UKM juga terganggu akibat pemadaman listrik.
"Stop pemadaman listrik, karena ini sangat merugikan. Majikan harus bayar upah pekerja, sementara listrik terus padam. Kalau begini terus industri akan mati, harga-harga akan melonjak naik. Ini memicu inflasi," kata Suaib, anggota aksi.

