Pemerintah Diminta Perhatikan Pembangunan Jalan Kampung Adat
LINGGA -Sudah beberapa kali diusulkan ke pemerintah, kondisi jalan kampung Dapur Arang, pemukiman Komunitas Ada Terpencil (KAT) masih saja tidak terealisasi sepenuhnya. Tidak hanya jalan Sertih, desa Kelumu yang perlu segera di benahi. Kondisi jalan ini pun harus segera mendapat sentuhan pembangunan dari pemerintah, Minggu (17/5).
Pantauan dilapangan, jalan masuk dari desa induk Kelumu ke kampung Dapur Arang lebih kurang 1 kilometer. Sebagian besar jalan di desa Kelumu telah di semenisasi, namun jalan ke kampung Dapur Arang masih berupa jalan tanah. Lebih kurang lebarnya dua meter, ketika musim hujan datang, jalan menjadi licin dan berlumpur.
Rudiyanto, Sekdes Kelumu mengatakan, beberapa kali jalan Dapur Arang tersebut sudah pernah diusulkan. Namun, kampung yang didiami 43 keluarga suku laut tersebut belum dapat terealisasi. "Tahun kemarin, kita sudah usulkan. Tapi tidak dapat," ungkapnya.
Namun begitu, pemerintah desa sangat berterimakasih adanya bantuan provinsi untuk rumah bagi warga Dapur Arang. Sebelumnya, rumah-rumah mereka yang berpelantar tepat di tepian bakau telah dipindahkan ke darat. Segala fasilitas, seperti air, listrik dan MCK telah dibangun.
"Pembangunan rumah KAT ini, sudah hampir selesai semua. Hanya tinggal satu rumah yang kita benarkan kamar mandinya. Ini juga menunggu gubernur yang mau datang melihat langsung," tambah Rudi.
Namun kondisi jalan, memang belum dapat dibenahi. Ia berharap, ada perhatian pemerintah untuk segera menuntaskan pembangunan terutama akses jalan.

