Polres Lingga Gelar Pra Simulasi Sispamkot Jelang Pilkada
LINGGA - Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang. Jajaran Polres Lingga gelar Pra Simulasi sistem pengamanan kota (sispamkot), dihalaman Mapolres Lingga Km. 5 Jl Batu Kacang Dabo Singkep, Selasa (18/8).
Pra simulasi tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Lingga, Kompol Arifin Sihombing, untuk simulasinya akan di gelar pada 26 Agustus 2015 mendatang, dihalaman Mapolres Lingga Km. 5 Jl Batu Kacang, Dabo Singkep.
“Untuk simulasi itu sendiri akan kita gelar pada 27 Agustus 2015 mendatang, bertempat di Mapolres Lingga. Namun sebelum simulasi kita masih menggelar tiga kali lagi pra simulasi,” ucap Waka Polres Lingga, Komisaris polisi, Arifin Sihombing, usai Pra simulasi kepada awak media, Selasa (18/8) di Mapolres Lingga.
Pra simulasi sispamkot ini, Arifin mengatakan, kita melibatkan 200 pesonil kepolisian, yang terdiri dari Dalmas awal, Dalmas lanjut dan dari luar kepolisian kita juga mengundang Panwaslu, PPK KPU, linmas dan Satpol PP, semua unsur yang berkaitan dengan Pilkada kita undang.
Kita berharap, proses Pilkada ini, seperti pada Pilkada yang telah lalu berjalan dengan kondusif tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, kita dari pihak kepolisian siap melakukan pengamanan jalanya Pilkada yang akan berlasung Desember nanti.
“Didalam pelaksanaan pengamanan kita dari kepolisian dan anggota Linmas betul-betul hanya melakukan pengamanan, dalam hal ini anggota kita dan linmas tidak boleh menyentuh kotah suara, bahkan masuk kedalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak boleh, anggota kita dan linmas akan melakukan pengamanan diluar, kecuali diminta oleh pihak KPPS untuk masuk baru boleh masuk, selain itu, terkecuali terjadi ceos (keributan) sesuai dengan fungsi kita sebagai pengamanan, anggota kita boleh mengambil kotak suara untuk diamankan,” jelasnya.
Kemudian lanjut Arifin lagi, untuk pelanggaran Pilkada itu kita terima dari Panwas, untuk tindak pidana murni kita yang langsung menanganinya dalam pra simulasi ini. “Namun untuk pelanggaran Pilkada tetap dari rekomendasi Panwaslu,” imbuhnya.

