AC Milan Berhasil Redam Udinese 3-2

Diterbitkan oleh pada Rabu, 23 September 2015 05:51 WIB dengan kategori Olah Raga dan sudah 878 kali ditampilkan

AC Milan menyambangi Friuli yang merupakan markas Udinese di giornata kelima Serie A, Rabu (23/9/2015) dini hari WIB. Rossoneri menang dengan skor 3-2 lewat gol-gol Mario Balotelli, Giacomo Bonaventura, dan Cristian Zapata yang dicetak di paruh pertama.

 

Milan sendiri tampil melempem di paruh kedua. Seperti merasa sudah menang, pasukan Sinisa Mihajlovic ini pun terlena. Gawang mereka bobol dua kali lewat gol Badu dan Duvan Zapata. Sayang, tim tuan rumah gagal meraup setidaknya satu poin dari laga ini meski praktis membombardir gawang Rossoneri di kuarter akhir laga.

 

Jalannya Pertandingan

 

Babak Pertama

 

Balotelli untuk pertama kalinya bertandem dengan Carlos Bacca di lini depan sejak menit awal. Milan yang mengenakan jersey away mereka, yakni hijau tua, mencoba untuk menguasai permainan sedini mungkin sambil mewaspadai serangan cepat Udinese.

 

Permainan positif Rossoneri pun langsung berbuah manis di menit kelima. Balotelli membuka keunggulan tim tamu via free kick. Eksekusi tendangan bebas penyerang yang dipinjam dari Liverpool semusim penuh itu melesat mulus ke sudut kanan atas gawang Udinese yang dikawal Orestis Karnezis. Gol perdana Balotelli selepas kembali berkostum Milan!

 

Udinese yang tertinggal berusaha membalas secepat mungkin. Intensitas serangan mulai mereka tingkatkan. Pergerakan berbahaya Badu di menit sembilan cukup mengancam. Sayang, serangan ini bisa dihentikan di sepertiga pertahanan Milan.

 

Hanya satu menit berselang, Il Diavolo Rosso berhasil menggandakan keunggulan mereka. Kelengahan barisan pertahanan Udinese berhasil dieksploitasi Bonaventura. Gelandang serang berusia 26 tahun itu berhasil mencuri celah untuk menerima umpan Ricardo Montolivo. Dia pun tanpa kesulitan membobol gawang Karnezis. Skor 2-0 untuk Milan!

 

Bonaventura sendiri kembali terlibat dalam terjadinya gol ketiga Milan. Namun, kali ini ia berlaku sebagai kreator. Bonaventura melambungkan umpan manis ke kotak penalti, lalu Zapata menyambutnya dengan tandukan keras ke gawang Karnezis. Gol ini tercipta di masa injury time babak pertama. Skor 3-0 pun bertahan hingga turun minum.

 

Paruh pertama ini jelas jadi milik tim tamu. Udinese sendiri sejatinya bermain tak terlalu buruk. Counter attack mereka sebenarnya cukup sering merepotkan kuartet lini belakang Milan. Sayang, kesalahan-kesalahan elementer yang dilakukan Ivan Piris dan kawan-kawan harus dibayar mahal.

 

Babak Kedua

 

Udinese langsung melakukan reinforcement saat half time. Manajer Stefano Colantuono memasukkan penyerang Duvan Zapata untuk menggantikan Piris yang notabene berposisi sebagai bek.

 

Langsung bermain spartan sejak peluit dibunyikan, Bianconeri akhirnya sukses memperkecil ketertinggalan mereka di menit 51. Sepakan jarak dekat Badu setelah menerima umpan Antonio Di Natale tak mampu diantisipasi kiper Milan, Diego Lopez.

 

Barisan belakang Milan mulai meningkatkan kewaspadaan. Mereka tentunya tak ingin kembali kecolongan dan terus mengamankan keunggulan ideal 3-1 tersebut. Namun, bek muda macam Alessio Romagnoli dan Mattia De Sciglio beberapa kali terlihat grogi menghadang serangan-serangan Bianconeri yang kian bergelombang. Gol kedua tim tuan rumah sepertinya tinggal menunggu waktu saja.

 

Benar saja, Zapata sukses kembali memperkecil skor bagi Udinese di menit 58. Penyerang yang belum lama masuk lapangan itu dengan cermat memanfaatkan umpan mendatar Cyril Thereau untuk menaklukkan Lopez.

 

Di tengah serangan-serangan Udinese, Milan punya sebuah peluang di menit 60 melalui sundulan Nigel de Jong. Sayang, sundulan gelandang asal Belanda itu masih terlalu tinggi. Bonaventura juga kembali beraksi di menit 66, namun tembakannya melenceng tipis di sisi kanan gawang Udinese.

 

Bianconeri langsung mencoba kembali mengambil alih inisiatif serangan. Upaya Ali Adnan di menit 70 masih gagal menemui sasaran. Begitu pula di menit 72. Sundulan Maurizio Domizzi menyambut umpan Di Natale masih melambung.

 

Di 15 menit terakhir, serangan-serangan Udinese kian gencar masuk ke jantung pertahanan Milan. Puncaknya di menit 90 dan injury time. Sebuah sepakan keras dari Bruno Fernandes memaksa Lopez melakukan manuver penyelamatan. Tak lama berselang, dari sebuah sepak pojok, sundulan Molla Wague menyambut umpan Di Natale nyaris membuat skor sama kuat.

 

Sebuah pelanggaran dilakukan pemain pengganti, Marquinho di penghujung laga. Bruno Fernandes pun tampak melakukan protes berlebihan sampai kemudian wasit mengusir gelandang Udinese itu dari lapangan setelah memberinya kartu kuning kedua. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit Daniele Doveri, skor 3-2 untuk keunggulan Milan pun tetap bertahan.

 

Susunan Pemain

 

Udinese (3-5-2): Karnezis; Wague, Domizzi, Piris (D. Zapata 46); Edenilson, Badu, Iturra (Marquinho), Fernandes, Adnan (Pasquale 73); Thereau, Di Natale

 

Milan (4-3-1-2): Diego Lopez; Calabria (Alex 49), Zapata, Romagnoli, De Sciglio; De Jong, Montolivo, Bonaventura; Honda (Poli 64); Balotelli, Bacca (Adriano 80)


(okz)