Kosnapi: Jokowi – JK Harus Lengser Dengan Legowo Jika Negara Krisis Eknonomi
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memang sangat memprihatinkan. Langkah dan kebijakan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) dianggap tidak realistis.
Kosnapi meminta, Jokowi – JK lengser dengan legowo jika Negara dalam keadaan krisis ekonomi, agar tak menimbulkan korban akibat rakyat marah dan mengamuk terhadap pemerintahan Jokowi – JK.
Hal tersebut dikatakan Suparman, Presidium Koalisi Nasional Pemuda untuk Perubahan Indonesia (Kosnapi). Menurutnya, ditengah melemahnya rupiah seperti sekarang ini tentu akan berdampak negatif jika berlarut-larut.
“Jokowi – JK harus jujur dalam mengelola perekonomian disaat tekanan dolar AS sangat tinggi terhadap rupiah,” kata Suparman di Jakarta, Sabtu (25/9).
Nilai tukar rupiah masih berada di bawah tekanan dolar AS pada awal perdagangan di pasar spot. Mata uang Garuda dibuka melemah ke posisi Rp 14.706 per dolar AS, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya pada 14.684.
Berdasarkan data Bloomberg, pukul 09.05 WIB, rupiah masih terpuruk di posisi Rp 14.707 per dollar AS, setelah sempat bergerak ke kisaran 14.685. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Jumat (25/9) bergerak fluktuatif. IHSG dibuka naik tipis 6,3 poin ke level 4.250,73. Namun beberapa saat kemudian indeks menggelosor ke zona merah.
“Jika dilihat dari siklus sosial-politik dan ekonomi-politik global, dolar AS akan naik mencapai Rp 17 ribu,” papar aktivis HMI MPO tersebut.

